RADAR JOGJA – Warga Ngampilan Kota Jogja akhirnya bakalan memiliki Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP). Dalam APBD Kota Jogja sudah dianggarkan pengadaan RTHP di tiga lokasi.

Selain di Ngampilan, juga direncanakan pengadaan RTHP di Sorosutan, Umbulharjo dan Pakuncen, Wirobrajan. Berapa anggaran yang disiapkan? “Sekarang kan baru proses evaluasi Gubernur, jadi belum tahu besarannya,” kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Jogja, Hari Setyowacono, Rabu(4/12).

Hari menjelaskan, dari aspek kegagalan pengadaan tanah tidak bisa diprediksi sebab ada harga appraisal. Adapun dalam melakukan penawaran terhadap ahli waris harus mengacu di bawah harga yang ditetapkan tim appraisal.

Pada tahun ini, dia pernah mengalami kegagalan pengadaan tanah yang diperuntukkan sebagai calon kantor kelurahan Gunungketur. Karena tidak ada kesepakatan harga antara pemerintah dengan warga itu sendiri. Lantaran warga bersikukuh menjual tanah itu harus sesuai dengan penawarannya. “Satu sisi appraisal kita jauh dibawah itu, jadi nggak bisa. Makanya kami tidak ingin seperti ini terulang lagi,” ucapnya.

Caranya, dia terus mengupayakan melakukan pendekatan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama agar RTHP bisa terwujud dibawah harga appraisal. Sebenarnya, kata dia sudah ada beberapa masyarakat yang berencana menjual tanahnya untuk fasilitas publik. Karena masyarakat lebih cenderung mantap jika tanahnya digunakan sebagai fasilitas publik. “Dan itu menjadi semacam kebanggan tersendiri bagi mereka, jadi harapan kami bisa melepas dengan harga di bawah appraisal tadi,” jelasnya. (cr15/pra)

Jogja Raya