RADAR JOGJA – Kasatlantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko memastikan pengemudi Transjogja  AB 7837 AK Arif Himawan Suryadi, 32, berstatus tersangka. Warga Tegalsari, Mesuji, Makmur, Jawa Tengah ini terbukti melanggar lampu alat pemberi isyarat lalulintas (APILL). Sehingga menyebabkan pengendara Yamaha Aerox Aji Pradana tertabrak dan meninggal dunia.

Pengemudi, lanjutnya, mengakui APILL telah menyala merah. Hanya saja sang pengemudi berdalih mengejar waktu. Apabila menunggu maka memakan interval waktu. Sehingga memutuskan untuk tetap lanjut melaju ke arah timur.

Mega memastikan sopir tidak berniat melarikan diri. Walau dalam rekaman video terlihat tidak ada upaya mengurangi kecepatan bus. Baru setelahnya bus Transjogja berhenti di halte depan Polsek Depok Timur. Tujuannya untuk melaporkan kecelakaan kendaraan.

“Mengakui kalau melihat lampu (sudah) merah. Tapi tidak mengurangi kecepatan karena nanggung baru beralih ke lampu merah. Ini sudah jelas salah. Saat kami periksa, pengemudi dalam kondisi sehat. Tidak mabuk atau mengonsumsi obat,” jelasnya.

Kepala Sekretaris PT AMI Jogjakarta Rina Yuana memilih irit berbicara. Kedatangannya ke Kantor ORI Prwakilan DIJ untuk memenuhi pemanggilan. Jajarannya menjelaskan sistem manajemen. Mulai dari rekrutmen hingga rutinitas kerja harian.

“Ditanya bagaimana sistem manajemen hingga evaluasi pasca kecelakaan. Kalau untuk pembinaan, mekanismnya sudah rutin. Tidak hanya untuk pengemudi tapi semua kru seluruh divisi,” katanya. (dwi/bhn/laz)

Jogja Raya