RADAR JOGJA – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih diminati masyarakat. Sayang di DIJ, karena persyaratannya yang banyak, justru membuat pendaftar harus rela seharian mengurus berkas persyaratan. Terutama surat keterangan (suket) sehat jasmani dan rohani serta surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Ana salah satunya. Dia datang bertiga dengan dua teman lainnya merasa kesulitan mencari persyaratan CPNS. Ditemui di RS Jogja Kamis (21/11), dia kecele karena tidak mendapat nomor antrean. “Ya gimana ya mau ngurus sementara nomor antrean dibatasi, dan ternyata harus booking lebih awal dan selama ini kami nggak tahu soal itu,” keluhnya.

Untuk mengurus suket jasmani dan rohani, dia tidak mengira akan ludes secepat itu bahkan hingga beberapa hari kedepan sudah tidak menerima antrian lagi. Dia bersama temannya tidak mengetahui sebelumnya, jika nomor antrian bisa diambil sebelum hari pelayanan. “Apalagi seperti ini kami nggak di-sounding. Kami kira nggak akan sesulit ini untuk mengurus tapi ternyata ribet,” ujarnya.

Tak hanya itu. Dia juga harus membagi waktu untuk mengurus SKCK ke Polresta Jogja. Dia juga harus antre seharian di sana. Dia khawatir tidak mendapatkan dokumen-dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk syarat administrasi pendaftaran CPNS 2019. Apalagi pendaftaran tinggal menghitung hari. Selasa (26/11) adalah batas akhirnya. “Ya kesulitan pasti. Kalau kita daftar sekarang untuk Senin, tapi Selasa saja sudah pendaftaran terakhir ya kalau dapat kalau tidak?,” tambahnya.

Tak hanya di RS Jogja. Para pendaftar CPNS juga mengeluhkan kesulitan mencari SKC). Meski sudah melakukan pendaftaran via online. Tapi nyatanya saat datang ke Polresta Jogja tetap diminta membawa salinan KTP, KK, akta lahir, pas foto serta print bukti pendaftaran online. “Bayangan saya SKCK online itu datang ke Polresta tinggal print,” tutur Mala warga Kraton.

Meski sudah membawa berkas yang dibutuhkan, dia tetap harus antre menunggu giliran dilayani dengan pengurusan SKCK offline. “Sama saja online dan offline kalau gini,” ujarnya. Dia butuh waktu seharian untuk mengurus SKCK. Belum mengurus surat lainnya.

Dia membandingkan persyaratan pendaftaran CPNS DIJ dengan Jawa Tengah. Di kabupaten dan kota di Jateng, tidak mensyaratkan pendaftaran CPNS menyertakan SKCK maupun surat dokter. “Paling ribet di DIJ ini,” ketusnya.

Ketika dikonfirmasi, Wakil Direktur Pelayanan RS Jogja, Avy Susantini mengatakan dalam pelayanan khusus untuk pendaftaran CPNS 2019 tidak ada Standart Operational Prosedur tertentu. Namun datang dari inisiatif pasien atau peserta CPNS. “Kami nggak ada SOP khusus, kalau mereka mau antri dari malam itu mau mereka sendiri,” jawab Avy.

Rata-rata dalam sehari RS yang dulunya bernama, RSUD Wirosaban itu melayani 350 pasien keperluan persyaratan pendaftatan CPNS. Pembatasan kuota pasien ini mempertimbangkan waktu yang harus diperlukan setiap pasien yang dilayani di masing-masing poli. “Satu orang rata-rata membutuhkan waktu dua jam normalnya,” jelasnya.

Ribetnya mengurus persyaratan CPNS direspon Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jogja. Mereka memberi kebijakan khusus terkait suket sehat. Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, BKPP Kota Jogja, Ary Iryawan mengatakan jika dalam pengumuman mensyaratkan suket sehat jasmani dan rohani, didapatkan dari Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas milik pemerintah. Kini cukup surat keterangan sehat dari Puskesmas.”Jadi kami mencukupkan keterangan sehat dari Puskesmas saja sudah kami nyatakan memenuhi syarat,” kata Ary, kemarin (21/11).

Pertimbangan ini pun bisa digunakan bagi pelamar dari luar kota maupun daerah yang mendaftarkan diri ke lingkup pemkot Jogja. Kebijakan ini dibuat karena melihat keluhan dari beberapa RSUD terkait dengan membludaknya pelamar yang mencari suket tersebut di RS milik pemerintah itu. Tapi dia mengingatkan aturan itu hanya untuk pelamar CPNS di lingkungan Pemkot Jogja.

Ary juga menuturkan bahwa belum ada kebijakan khusus untuk mengundur jadwal pendaftaran CPNS 2019. Karena hal itu sudah ada ketentuan dari pusat. Meskipun di lingkup pemkot Jogja sendiri jadwal penutupan pendaftaran cpns lebih mundur dengan selisih dua hari dibandingkan daerah lain. Jadwal penutupan pendaftaran CPNS 2019 masih tetap sama yaitu, Selasa (26/11) pukul 23.59. “Mungkin itu kebijakan dari pusat,” paparnya. (cr15/pra/tif)

Jogja Raya