RADAR JOGJA – Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus penemuan ratusan peluru di gorong-gorong jalan KH Ahmad Dahlan nomor 54 Ngampilan, Kamis (17/10) pagi. Pihak kepolisian bergerak cepat untuk melacak pelaku pembuang proyektil.

Diawali dengan pelacakan kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Langkah ini untuk mengetahui pergerakan atau aktivitas di sekitar gorong-gorong.

Kapolsek Ngampilan AKP Hendro Wahyono kepada wartawan mengatakan, diduga ratusan proyektil dibuang antara pukul 22.00 hingga 09.00. Tentunya memanfaatkan kondisi sekitar lokasi yang sepi. Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki kasus tersebut melalui keterangan saksi di sekitar lokasi penemuan proyektil.

“Pelacakan pertama dari CCTV sekitar. Kami juga melihat dari CCTV yang berjauhan, dari titik nol dan Ngabean untuk melacak arah pergerakan yang membuang proyektil ini. Kalau waktu ya dari semalam sampai pagi ini (kemarin),” ujarnya.

Selama proses pembersihan, lokasi dipasangi garis polisi. Terlihat dua anggota tim jibom Gegana Brimob Polda DIJ memunguti satu persatu proyektil. Seluruhnya diletakan di sebuah tas berbahan tebal.

Panit Gegana Brimob Polda DIJ Ipda Maryono menduga peluru berusia empat tahun atau lebih. Walau begitu proyektil tersebut masih berfungsi dengan baik jika terpicu. Kondisi fisik juga masih bagus karena tidak ada karat atau kerak.

“Setelah ini diamankan di Den Gegana Brimob, di Baciro. Untuk disposal (pemusnahan) mungkin 2020 bersamaan dengan temuan lainnya,” katanya. (dwi/riz)

Jogja Raya