RADAR JOGJA – Musisi Marzuki Mohamad atau Kill The DJ dan 21 pelaku budaya lainnya menerima Anugerah Kebudayaan Gubernur DIJ 2019. Rencananya, penghargaan akan diberikan langsung oleh Gubernur DIJ Sri Sultan HB X  pada 3 Oktober 2019 di Bangsal Kepatihan. 

Anugerah Kebudayaan Gubernur DIJ ini diberikan setiap tahun. Kepala Dinas Kebudayaan DIJ Aris Eko Nugroho menjelaskan, anugerah tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi perorangan, namun juga kelompok masyarakat, kawasan tertentu, bahkan benda. 

“Marzuki adalah seorang musisi yang memiliki pandangan think globally act localy, beliau bernaung di Kill The DJ. Nama Kill The DJ sedang jadi sorotan setelah (keluar) lagu berjudul Jogja Istimewa,” jelas Aris mengenai alasan mengapa Kill The DJ berhak menerima anugerah, Selasa (1/10).

“Pemilik nama asli Marzuki Mohammad ini juga mendirikan Jogja Hip Hop Foundation, aktif melestarikan dan menyuarakan seni Jawa dalam hip hop, membawa kesenian Jawa dalam dunia kosmopolitan,” tambahnya.

Dinas Kebudayaan DIJ memberikan kepada 22 pelaku budaya. Selain musisi Marzuki Mohammad, dalam Kategori pelaku dan atau pelestari seni yakni: 

1. Dyan Anggraini

2. Sumisih Yuningsih / Yu Beruk

3. Joko Pinurbo

4. Bambang Paningron Astiaji

5. Sri Wuryanti

6. Sanggar Tari Bali Saraswati KPB Purantara

7. Moh Marzuki / Kill The DJ

Kategori pelaku dan atau pelestari adat:

8. Pemangku Upacara Adat Saparan Wonolelo

9. dr Wigung Wratsangka

10. Pemangku Upacara Adat Babat Dalan Ki Ageng Giring

11. Muh Satidjan

12. Pemangku Upacara Adat Cembengan an PT Madubaru

13. Pemangku Upacara Adat Bathok Bolu

14. H Umar Sanusi Heri Puspito

Kategori pelaku dan atau pelestari cagar budaya:

15. Jembatan Kereta Api di Sungai Progo (BH Nomor 2034 Sisi Utara) an PT KAI Daop 6 

16. Rumah Tradisional Limasan Celep RT 9 Srigading, Bantul

17. Rumah Idris Jalan Abu Bakar Ali 24 Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta

18. Rumah Idris Jalan Abu Bakar Ali 28 Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta

19. Biara Bruder FIC Boro Banjarasri Kalibawang, Kulonprogo

20. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Kategori kreator (pelopor dan atau pencipta karya budaya):

21. Pardiman Djoyonegoro

Budayawan

22. Jennifer Lindsay 

(sky/tif)

Jogja Raya