SEMAN – Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah 2018-2023), Hasto Wardoyo (Bupati Kulon Progo 2017-2022), dan Aria Bima (DPR RI 2014-2019) sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat secara langsung berbagi cerita bagaimana mereka menjadi pemimpin pada mahasiswa UNY.

Acara yang dikemas dengan Talk Show tersebut berlangsung pada Sabtu (22/9) di Ballroom Hotel UNY. Peserta dengan jumlah 300 mahasiswa tersebut berdialog santai secara langsung dengan ketiga tokoh pemimpin tersebut. Diselengarakan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) UNY ini dibuka langsung oleh Rektor UNY Prof Dr Sutrisna Wibawa, M.Pd.

GMNI UNY menyelengarakan acara ini atas dasar pentingnya menyambut satu abad Indonesia merdeka. Sebagai suatu peristiwa yang monumental, satu abad Indonesia merdeka juga harus menjadi point perbaikan dalam beragam sektor, utamanya adalah mewujudkan cita-cita berdirinya republik ini. Bukan upaya yang mudah bukan berarti mustahil dilakukan. Usaha pokok tersebut salah satunya menjadikan sumber daya manusia Indonesia yang baik kualitasnya. Kepemimpinan menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki. Kepemimpinan bukan hanya soal bagaimana memimpin tapi juga bagaimana bekerjasama dalam satu tim. Seperti halnya apa yang dimiliki dan menjadi semangat negeri ini, yaitu: Gotong Royong.

Ada alasan kuat mengapa kita boleh optimis Indonesia akan menjadi negara maju, mandiri, makmur, dan adil, tepat di saat bangsa ini berumur satu abad. Rasa optimis tersebut, di dukung oleh salah satu faktor yaitu bonus demografi. Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada periode tahun 2020 sampai 2045. Bonus demografi pada periode itu dapat diartikan bahwa 70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia berada dalam usia produktif (15-64 tahun). Sementara sisanya 30 persen adalah penduduk tidak produktif (usia 14 tahun ke bawah dan di atas 65 tahun). Kemudian jika dikalkulasi maka generasi mahasiswa hari ini lah yang akan mengisi satu abad Indonesia merdeka. Sehinga penting kiranya menyiakan mahasiswa tersebut.

Pada tema yang lebih khusus yang dibahas pembicara adalah sebagai berikut, Ganjar Pranowo membahas soal kepemimpinan di era milenial dimana dunia yang terus berubah dengan berkembangnya teknologi. Sehinga seorang pemimpin harus mengikuti hal tersebut. Banyak hal keuntungan yang ditimbulkan teknologi dalam kepemimpinan. Salah satunya adalah dipermudahnya jalur komunikasi dan kordinasi. Dua hal tersebut menjadi kunci dalam memimpin.

Selanjutnya Hasto Wardoyo membahas soal bagaimana memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh sebuah kelompok untuk manjadikan perbaikan bersama. Hal ini penting dimiliki seorang pemimpin. Dimana ia harus mengakomodasi setiap kepentingan angota. Hasto mencontohkan hal ini pada program-programnya di Kulon Progo. Salah satunya adalah Bela-Beli Kulonprogo. Dimana kemandirian suatu daerah coba dikembangkan, salah satunya lewat Toko Milik Rakyat (Tomira)

Kemudian Aria Bima membahas soal kewirausahaan yang berjiwa sosial. Sehingga tidak hanya berorientasi pada untung dan diri sendiri semata, tetapi juga bagaimana bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Hal-hal seperti ini penting untuk ditanamkan pada generasi selanjutnya. Selain memang wirausahawan banyak dibutuhkan untuk menopang kemandirian bangsa. Namun sifat kewirausahawaan tersebut juga perlu berorientasikan sosial, tidak hanya ekonomi. (riz/ila)

Jogja Raya