BANTUL – Ikatan Remaja Masjid (IRM) Jambidan, Banguntapan, menggelar Karnaval Takbir IRM se-Jogjakarta (23/8). Kegiatan kali ke-24 tersebut memeriahkan Idul Adha.

Diikuti 14 peserta dari IRM berbagai daerah start dari Lapangan Potorono dan finis di Lapangan Jambidan. Menempuh perjalanan sekitar enam kilometer.
Lomba tersebut memerebutkan tiga ekor kambing dan trofi bergilir Gubernur DIY. Diperebutkan pula trofi Bupati Bantul, trofi Kemenag DIY, trofi Kemenag Bantul, uang pembinaan, serta doorprize.

Peserta memakai berbagai kostum, maskot maupun properti lain yang indah. Membuat penonton berdecak kagum. Karnaval Takbir IRM Jambidan tersebut selalu ditunggu masyarakat.

Ketua panitia Galih mengatakan Karnaval Takbir IRM sebagai syiar dan dakwah Islam. Sekaligus menjalin ukhuwah Islamiyah antar Remaja Masjid. Peserta dinilai berdasarkan suara takbir, kreativitas, musik, kostum, maskot dan barisan.

Kepala Seksi ODTW Dinas Pariwisata DIY Wardoyo mengatakan karnaval takbir menjadi daya tarik masyarakat. Setiap peserta dapat menunjukkan kreativitas serta inovasinya.

Pengunjung dihibur Rofaband dari Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah, Pleret, Bantul. Rofaband merupakan band seni musik tasawuf asuhan KH Muhammad Fuad Riyadi.

Tampil sebagai juara pertama IRM Al-Manaar Kalangan, disusul Risma Baiturrahim Besalen, dan Prisma Riyadhush Sholihin. Juara harapan I IRM Nurul Muttaqin Sembung, disusul Primma Jomblangan, dan Risma Sekarsuli.
Juara Favorit diraih Risma Baiturrahim Besalen, Al-Manaar Kalangan, Masjid Al-Mujahidin Bumen Wetan. Selain itu juga dinilai favorit musik, favorit maskot, favorit kreatifitas, serta barisan. (*/a1/iwa/mg1)

Jogja Raya