Pacuan Kuda Paku Alam Cup Jadi Agenda Tahunan
BANTUL – Kadipaten Pakualaman bersama Pordasi dan Dinas Pariwisata DIY sukses menggelar kejuaraan nasional Pacuan Kuda “Paku Alam Cup VI-2018”, Minggu (24/6). Kejuraan ini digelar di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung Bantul dan penyerahan piala bergilir Pakualam Cup dari Kadipaten Pakualaman, diserahkan kepada ketua panitia KPH Indrokusumo.

Rose Sutikno selaku Sekretaris Dinas Pariwisata DIY mewakili Kepala Dinas Pariwisata DIY, mengatakan kejuaraan pacuan kuda kali ini merupakan acara puncak dari rangkaian peringatan 206 tahun Hadeging Kadipaten Pakualaman.
Diharapkan, melalui event pacuan kuda dapat melestarikan wisata olahraga yang dapat memberikan daya tarik bagi wisatawan yang mengunjungi Jogjakarta baik domestik maupun mancanegara, serta dapat mendorong peningkatan lama tinggal dan pembelanjaan bagi peserta kejuaraan lomba pacuan kuda.

Perlombaan pacuan kuda merupakan agenda tahunan dari Dinas Pariwisata DIY dalam mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai lokal budaya, serta mampu melahirkan joki-joki muda berbakat sekaligus dapat menggairahkan kembali para peternak-peternak kuda maupun kuda-kuda pacu di DIY.

“Target yang ingin dicapai, adalah meningkatkan prestasi bagi para joki supaya tak hanya berlaga di tingkat lokal, namun nantinya bisa ke tingkat Nasional dan Internasional. Kalau nanti sudah mencapai Nasional maupun Internasional, artinya itu membawa nama baik Bantul, DIY, dan Indonesia. Itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Pacuan kuda Paku Alam Cup VI diikuti 150 ekor kuda pacu. Kuda-kuda tersebut diikuti berbagai daerah, meliputi DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Madura, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat.
KPH Indrokusumo mengharapkan kegiatan ini dapat menggugah semangat daerah lainnya, sehingga dapat menyugguhkan tontonan yang menarik dengan nuansa kemasan acara yang berkualitas.“Semoga ini akan berlanjut sampai kapanpun, yang manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat, maupun para atlet,” imbuhnya. (*/a1/din/mg1)

Jogja Raya