SLEMAN – Kompleks Candi Prambanan kembali menjadi lokasi perhelatan even kelas internasional. Kali ini International Yoga Day. Even yang diikuti sekitar 1500 peserta dari berbagai negara Minggu (24/6) ini bertujuan mempromosikan perdamaian dan kesehatan fisik melalui yoga.
”Juga menyambut International Day of Yoga,” jelas Direktur PT Taman Wisata Candi (TWC) Edy Setijono di sela acara.

Dikatakan, even ini merupakan kerja sama antara PT TWC dan Kedutaan Besar India untuk Indonesia. Yang menarik, pengusul yoga sebagai peringatan internasional adalah perdana menteri India.
”Diusulkan September 2014 lalu, sehingga sekarang sudah keempat kalinya,” ucapnya.
Terkait pemilihan Prambanan sebagai lokasi, Edy menilai, karena memiliki kesamaan dengan yoga. Yakni, sebagai warisan budaya. Juga, aspek aktivitas dan artefak. Menurutnya, yoga merupakan warisan leluhur India.
”Artinya yoga penyatuan tubuh dengan pikiran, alam, dan Sang Pencipta,” tuturnya.

Perwakilan Duta Besar India Makrand Sukhla menyatakan, yoga dapat menyatukan seluruh agama di dunia. Apalagi, yoga saat ini mulai dikenalkan sebagai salah gaya hidup sehat.
Perwakilan Kementerian Pariwisata Sigit Witjaksono berharap hubungan kedua negara terjalin baik melalui yoga. Lebih dari itu, Sigit juga berharap kunjungan wisatawan India ke Indonesia meningkat. Begitu pula sebaliknya.

Even ini mendatangkan instruktur yoga dari India Jevhita dan aktor kenamaan Anjasmara. Sejak menekuni yoga pada 2004 silam, suami Dian Nitami ini menilai, yoga tidak pernah mengajarkan menjelekkan siapa pun.
”Sebelum berbuat baik dengan orang lain, berbuat baik dengan tubuh sendiri dulu, kenal napas sendiri,” tambahnya. (tif/zam/mg1)

Jogja Raya