TMMD Reguler Ke-101 Kodim 0734/Jogja

JOGJA – Bronjong berisi batu dinilai paling pas sebagai material utama talud Sungai Gajahwong yang melintas di wilayah Pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja. Pembangunan talud bronjong menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 TA 2018 Kodim 0734/Jogja yang digelar sejak 4 April lalu.

“Kawasan pinggir sungai yang dilewati Sungai Gajahwong kerap dilanda banjir saat musim penghujan. Makanya proyek talud bronjong kami percepat,” ujar Dandim 0734/Jogja Letkol Inf Rudi Firmansyah Minggu (15/4).

Dikatakan, Sungai Gajahwong harus ditangani secaraserius oleh aparat lintas sektoral, baik Pemerintahan Kota Jogja, kodim, maupun masyarakat setempat. Itu gunamencegah kawasan pinggiran sungai dari luapan banjir.

“Talud bronjong menjadi solusi terbaik, selain sosialisasi pentingnya membuang sampah di tempatnya, bukan di sungai. Sebab, sampah mengakibatkan pendangkalansungai,” tutur Rudi.

TMMD menjadi sarana kerja sama dan memupuk rasa kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat. Pengerjaan talud sepanjang 147 meter di RT 52/RW 10 Kelurahan Pandeyan terus dikebut.

Basuki, warga Pandeyan, membenarkan jika tebing pinggir Sungai Gajahwong kerap longsor saat musim penghujan. Tebing longsor akibat terkikis aliran sungai. “Itu yang membuat warga selalu waswas,” katanya.

Dibangunnya talud bronjong, diakui Basuki, membuat warga setempat merasa sedikit tenang. Talud tersebut setidaknya bisa menahan derasnya aliran Sungai Gajahwong saat musim penghujan.(yog)

Jogja Raya