JOGJA- Mbah Wongso tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya saat mengetahui rumahnya menjadi sasaran rehab anggota Kodim 0734/Jogja dalam giat TMMD ke-101 Tahun 2018. Warga Gambiran, pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja berusia 98 tahun itu kaget dan terharu saat melihat rumah bambunya yang telah reyot dibongkar dan dibangun ulang oleh puluhan tentara, Jumat (23/3/2018).

Aku ora nyangka omahku dibongkar karo bapak-bapak tentara. Matur suwun sanget kagem bapak tentara mugi-mugi Allah kedah maringi kesehatan keslametan. (Saya tidak menyangka rumah saya dibongkar oleh bapak-bapak tentara, semoga bapak-bapak terntara diberikan Allah, kesehatan, dan keselamatan, Red),” uncap Mbah Wongso.

Tak pernah terpikirkan oleh Mbah Wongso, rumahnya yang lapik dimakan usia bakal diperbaiki. Atap yang selalu bocor saat hujan pun kembali rapat. Demikian pula dinding anyaman bambu yang banyak lubang dimakan rayap. “Sebelum direhab rumah Mbah Wongso termasuk tidak layak huni. Makanya menjadi sasaran program TMMD,” ujar Wadanramil 07/Umbulharjo Lettu Inf Surono.

Dikatakan, sejauh ini Mbah Wongso hidup di bawah garis kemiskinan. Jangankan untuk membetulkan rumah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja sering ditopang oleh para tetangga. “Semoga program TMMD bisa membantu mengurangi kemiskinan di daerah yang ada di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0734/Jogja Kapten Inf Rino Triwidodo menambahkan, seluruh prajurit TNI berkomitmen membantu masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman. Bekerja bersama masyarakat merupakan tujuan dan memupuk kemanunggalan TNI dan rakyat. “Melalui program TMMD akan terjalin komunikasi sosial yang erat dan tentunya akan menumbuhkan tali silaturahmi yang baik,” katanya.(yog)

Jawa Tengah