JOGJA – Kericuhan saat rekapitulasi tingkat pantia pemilihan kecamatan (PPK) di Kantor Kecamatan Kraton, Kamis (16/2), berbuntut panjang. Salah seorang pengendara motor yang menjadi korban pengeroyokan bernama Priyanto Aji Suseno, melaporkan insiden itu ke Polresta Jogjakarta.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Jogjakarta tengah melakukan pendalaman terhadap laporan kasus pengeroyokan tersebut. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik dalam kasus ini.

Akibat pengeroyokan, korban yang diketahui warga Keparakan, Jogja, ini mengalami luka di kepala dan lebam-lebam di bagian wajah.

Kapolresta Jogkarta Kombes Pol Tommy Wibisono menyatakan, kasus itu murni kriminal dan tidak berhubungan dengan pilkada. Meski kejadian itu bertepatan saat rekapitulasi suara di kantor kecamatan. “Informasinya kan ada cekcok adu mulut di luar kantor. Kemudian ada yang dipukuli,” kata Tommy kemarin (17/2).

Aparat masih akan mendalami kejadian pengeroyokan itu. Sehingga penanganan perkara sesuai dengan fakta kejadian yang ada. Termasuk akan melakukan visum terhadap korban. “Kami akan dalami keterangan saksi-saksi untuk pembuktian semuanya,” tandasnya.

Kasat Reskrim Kompol Kasim Akbar Bantilan menambahkan, informasi yang dihimpun penyidik belum begitu banyak. Sebab, kejadian itu baru dilaporkan kemarin.

Meski berawal dari proses rekapitulasi pilkada, Bantilan menyatakan penanganannya dilakukan sesuai prosedur laporan pelanggaran pidana pada umumnya. “Kejadiannya kriminal murni. Penanganan sama dengan kriminal umumnya,” tandas polisi yang Januari lalu menerima kenaikan pangkat ini. (bhn/laz/mg2)

Jogja Raya