Tim Bola Basket Pastikan Tiket ke Popnas

SLEMAN – Hingga kemarinn (17/11), Kontingen Popwil DIJ berhasil mengoleksi enam medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Lima emas tersebut, empat di antaranya disumbangkan dari cabang olahraga pencak silat. Sedangkan satu emas lainnya masing-masing dari cabor sepak takraw dan bulutangkis.

Pesilat putra DIJ Mochamad Hafizh berhasil mengalahkan lawannya Lukman Hanafi dari Kalimantan Selatan (Kalsel) di final kelas I putra. Sementara itu pesilat putri DIJ Eni Tri Wahyuni tampil mendominasi ketika menundukkan lawannya Ghea Pramasya S dari Banten di final kelas H putri dengan skor 5-0.

Namun nasib berbeda dialami Herdiyana Asmoroningtyas yang harus mengakui ketangguhan Fransiska Sandra Dewi di final kelas G putri. Selain itu juga Ilham Agung Satrio yang harus puas di posisi kedua setelah ditaklukkan oleh pesilat Banten M Yudhi Firdaus P di final kelas H putra. “Dengan hasil sejauh ini, kami optimistis bisa meloloskan semua atlet ke Popnas,” ujar pelatih pencak silat Popwil DIJ Ambar Setiawan.

Pada pertandingan kemarin, 13 partai final kelas A putra/putri, B putra/putri, C putra/putri, D putra/putri, E putra/putri, F putra/putri, dan G putra digelar di GOR UPN Veteran. Perwakilan DIJ turun hampir di semua kelas. Seperti Thoha Ruli Hananto di kelas A putra, Suciati Prahastiwi di kelas A putri, Daru Kartika di kelas B putri dan Syarif Akhmad Agutiadi di kelas D putra.

Sedangkan Dian Kusumaningrum di kelas D putri, Imam Wahyudi di kelas E putra, Salma Ardiyani di kelas E putri, Panji Nugraha di kelas F putra, dan Ahmad Fauzan di kelas G putra.

Adapun cabor sepak takraw putra DIJ juga memastikan lolos Popnas 2017 setelah menang di empat pertandingan. DIJ berada di posisi pertama diikuti Banten di peringkat kedua, lalu Kalteng dan Kaltara di posisi ketiga.

Sementara itu di cabor bulutangkis, kontingen DIJ memastikan dua tempat di Popnas 2017 setelah di babak final, tim beregu putri yang diperkuat oleh Michelle Gabriela, Rosita Poppy, Aulia Rahma Deviyanti, dan Luthfiana Pratiwi berhasil menundukkan tim Banten putri dengan skor 2-1. Namun di sektor tim beregu putra DIJ yang menurunkan Ferdiansyah Sandra, Giovani Fevta Wijaya, Daffa Zain, serta Niko Astano harus kalah 0-3 atas tim Banten putra.

Tim bola basket putra dan putri DIJ juga dipastikan mengantongi tiket Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Jateng 2017. Hal itu setelah pada pertandingan kemarin (17/11) mengalahkan tim basket Kalimantan Selatan (Kalsel). Tim putri menang 98-35, sementara tim putra menang 80-55.

Pelatih tim basket putri Popwil DIJ Rinto Widyanto mengatakan, pihaknya memang tidak menargetkan menang dengan skor besar. Jika melihat perolehan skor kemarin, memang lebih sedikit dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Kaltara yang mampu menang 124-19.

Sebab untuk mengatasi kelelahan dan menghindari cedera, dia banyak melakukan rotasi pemain. “Pemain lapis kedua yang sebelumnya belum main, sekarang kami turunkan. Namun dari segi permainan tidak ada perbedaan yang mencolok,” ujarnya kepada Radar Jogja, kemarin.

Kebijakan rotasi juga dilakukan untuk recovery kondisi pemain agar memiliki waktu istirahat lebih banyak. Keuntungannya Rinto menyebut, tim basket DIJ memiliki pemain inti dan pelapisnya yang tidak jauh berbeda. “Sehingga kami dari pelatih bisa lebih mudah dalam memilh pemain,” imbuhnya.

Selanjutnya untuk melawan tim basket Banten ia mengaku tidak akan menerapkan strategi kusus. Menurutnya, dalam menghadapi semua tim akan melakukan skema dan strategi yang sama. “Kami tidak ada perlakuan khusus, kebetulan target lolos Popnas sudah di dapat jadi kita lebih enjoy aja nikmati gamenya,” imbuhnya.

Sementara di sektor putra, Felix Fegiarto dkk menaklukkan tim basket putra Kalsel dengan skor 80-55. Di quarter pertama DIJ leading 29-12, quarter kedua 14-11 dan quarter ketiga masih unggul 20-15. Sementara quarter terakhir kedua tim sama-sama mencetak skor 17. (riz/din/mg1)

Jogja Raya