JOGJA – DPC Partai Gerindra Kota Jogja membuka pendaftaran bagi bakal calon wali kota (ca-wali) dan calon wakil wali kota (cawawali) mulai kemarin. Partai terbesar ketiga di Kota Jogja itu membuka pendaftaran bagi in-ternal partai maupun tokoh ma-syarakat yang ingin menjadi pe-mimpin Kota Jogja. Hanya saja, agar bisa diusung Gerindra, bak-al calon tersebut harus mendaftar terlebih dulu. “Kami berharap dari kader inter-nal Gerindra maupun tokoh ma-syarakat yang ingin berpartisipasi bisa mendaftar,” kata Juru Bicara DPC Partai Gerindra Kota Jogja Anang Saptoni, kemarin.

Anang mengatakan pendaftaran akan dibuka di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kota Jogjakarta di JalanBatikan Nomor 70. Ada tiga tahap dalam prosesi pengusungan calon. Yaitu dimulai pendaftaran, penjaringan dan penyaringan. “Mekanisme pendaftaran dengan mengisi formulir sehingga siapa saja mengembalikan formulir akan terjaring, kemudian dilakukan seleksi atau penyaringan,” tuturnya.

Pria yang saat ini juga menjadi Tenaga Ahli Fraksi Partai Gerindra DPRD DIJ tersebut menambahkan, pihaknya juga membuka kesem-patan bagi kader partai lain untuk mendaftar. Tidak ada persyaratan berupa surat dukungan dari partai.

Hanya saja, sebaiknya kader par-tai lain yang mendaftar sudah komunikasi dengan partainya. “Gerindra tidak bisa mengajukan sendiri calon, harus berkoalisi dengan partai lain. Tapi kami tidak ingin dinilai ada pembajakan de-mokrasi dalam pengusungan calon,” jelasnya.Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jogja Anton Prabu Semendawai menambahkan siapapun figur di Kota Jogja, pihaknya akan siap mendukung. Terutama jika me-miliki visi keberpihakan dengan terhadap rakyat.

Hanya saja diakui, Gerindra sudah mulai melakukan komunikasi dengan partai lain. Karena hanya memiliki lima kur-si di DPRD Kota Jogja, padahal syarat untuk bisa mencalonkan diri setidaknya delapan kursi.‎ “Harus koalisi dengan partai lain, selama ini kita menjalin komuni-kasi baik-baik dengan semua partai,” tandas Anton, yang juga Anggota DPRD DIJ tersebut. (pra/dem/ty)

Jogja Raya