SLEMAN – Asuransi Multi Artha Guna (MAG) dilaporkan ke Polda DIJ oleh pengusaha Zaenuddin Tauchid, 51, asal Condongcatur, Depok, Sleman, kemarin. Penyebabnya, MAG dinilai menolak membayarkan klaim asuransi kehilangan mobil CRV miliknya pada 14 Februari 2013 lalu. Padahal sesuai perjanjian, kehilangan akan ditanggung asuransi.

Kasus tersebut sempat dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) dan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DIJ. Hasilnya, majelis hakim mengabulkan tuntutan Zaenuddin dan memerintahkan MAG membayarkan kewajibannya.

“Saya menang di PN dan PT, karena MAG tidak ajukan kasasi keputusannya sudah inkracht pada Desember 2015,” katanya kepada Radar Jogja, kemarin (2/3).

Sementara itu kuasa hokum korban, R Dwi Priyono SH mengatakan, pelaporan dilakukan pihaknya ke Ditreskrimsus Polda DIJ. Intinya, MAG dilaporkan karena melaksanakan kewajibannya.

“Pada prinsipnya putusan pengadilan menyatakan MAG melakukan perbuatan melawan hukum dan harus membayar ganti rugi sebesar Rp 330 juta,” jelas Dwi.

Ditambahkan, MAG dinilai tidak beritikad baik membayarkan kewajibannya. Berdasar Pasal 62 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen (UUPK) yang pada pokoknya mengatur bahwa pelaku usaha yang tidak melaksanakan kewajibannya diancam dengan pidana.

“Putusan PT sudah inkracht pada 25 Desember 2015. Ancaman pidana terhadap pasal tersebut, maksimal dua tahun atau denda Rp 2 Miliar,” jelasnya.

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda DIJ AKBP Donny Siswoyo membenarkan adanya laporan itu. Pihaknya masih mendalami laporan tersebut.

“LP (laporan polisi)-nya baru saya terima, baru buat administrasi,” katanya kepada Radar Jogja melalui pesan singkat. (riz/dem/ong)

Jogja Raya