SETIAKY/RADAR JOGJA
KENANG-KENANGAN: Presiden Jokowi menerima kenang-kenangan dari Rektor UGM Dwikorita Karnawati usai memberikan kuliah umum di PTN tertua di Indonesia ini, kemarin.

Pemerintah Kini Fokus Pembangunan Infrastruktur

JOGJA – Selain menghadiri acara Festival Antikorupsi 2014, Presiden Joko Widodo juga memberikan kuliah umum di depan sekitar 150 mahasiswa UGM. Dalam kesempatan ini, Jokowi sedikit banyak membe-rikan pengalamannya saat kun-jungan kerja ke Tiongkok belum lama ini. Ia mencatat beberapa poin tentang perkembangan ekonomi di negara itu.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan beberapa poin yang membuat ekonomi Tiongkok maju. Di antaranya karena partai politik di sana bisa bersatu. Selain itu, negara tersebut juga memiliki visi atau pun gagasan besar untuk membangun negara dalam kurun 50-100 tahun ke depan. “Salah satu di antaranya ka-rena partai disana bersatu. Ini berat,” kata Jokowi.
Faktor berikutnya yang mem-buat Tiongkok maju adalah pembangunan infrastuktur yang cepat. Menurutnya, peng-embangan infrastruktur di sana cepat, bahkan bisa disebut tidak pernah memikirkan dari mana modalnya. Dari pola itu, maka pertumbuhan pereko-nomian juga berkembang pesat. “Kalau melihat yang pertama, cukup sulit dilakukan. Maka kita fokus pada infrastruktur. Itu yang kita kejar,” tandasnya.
Saat fokus pembahasan insfrastruktur ini, Jokowi belum lama ini mengumpulkan be-berapa menteri dalam kabinet-nya. Di antaranya menteri perhubungan, menteri BUMN, serta menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Dalam kesempatan itu, satu hal yang difokuskan bahwa mulai bulan Februari 2015 seluruh proyek infrastruktur harus mulai dikerjakan. “Para menteri tanya, uangnya dari mana. Saya jawab itu uru-san presiden. Saya berani perin-tah karena tahu kantong kita ada berapa,” ujarnya.
Kemudian pada kesempatan itu ia juga berencana untuk meng-garap sebanyak 24 pelabuhan. Proyek itu masuk dalam agen-da penggarapan tahun depan. Untuk masalah anggaran proyek, Jokowi menegaskan ada alokasinya. “Anggarannya kita punya,” imbuhnya. Kuliah umum Jokowi ini di ikuti para guru besar, dosen, maha-siswa, serta tamu undangan. Selain itu, panitia juga menyediakan video streaming agar mereka yang tidak bisa masuk ke dalam Balai Senat, tetap bisa menyaksikan kuliah umum dari alumnus UGM tersebut. (fid/laz/ong)

Jogja Raya