Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kabel Semrawut Di Kota Jogja Tak Estetik, Khawatir Bahayakan Masyarakat

Annissa Alfi Karin • Senin, 28 Agustus 2023 | 14:00 WIB

 

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA
- Semrawutnya kabel-kabel fiber di beberapa ruas jalan Kota Jogja menjadikan terlihat tidak estetik. Selain itu, kabel yang tidak tertata itu juga dikhawatirkan bisa membahayakan para pengguna jalan atau pun pejalan kaki.

Salah seorang warga Bantul, Aditya mengaku hampir setiap hari melewati ruas Kota Jogja. Dia kerap menemui kabel fiber yang terbilang tidak tertata. "Biasanya lewat ya di Pingit itu. Di Stasiun Tugu juga, Malioboro juga ada," katanya kepada Radar Jogja (25/8/23).

Dia menambahkan, kabel-kabel yang dipasang di atas tanah itu menjadikan tidak estetik. Belum lagi masalah keamanan. Dia khawatir kabel yang terjuntai dari satu tiang listrik ke tiang listrik yang lainnya tersangkut oleh kendaraan besar.

Baca Juga: TelkomGroup Siap Gelar Kabel Laut Internasional Asia Tenggara-Eropa

"Kadang mengganggu pengendara. Kabel-kabel yang dipasang di atas tanah dengan cara menancapkan tiang, bisa menambah polusi visual," ujarnya.

Senada dengan Aditya, warga lainnya, Agung juga merasa cukup terganggu dengan adanya kabel fiber optic yang tak tertata. Dia berharap, penataan kabel dengan sistem ducting bisa terus dimasifkan.

"Mungkin bisa ditanam aja ya untuk kabelnya, karena mengganggu pemandangan juga sih. Apalagi Jogja kan destinasi pariwisata, jadi terkesan kurang indah. Semrawut gitu," ungkapnya.

Baca Juga: Ringkus Komplotan Pencuri Kabel Tower

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosan Kota Jogja Ignatius Trihastono menyebut, pihaknya kini telah melakukan penataan kabel fiber optic. Utamanya di Jalan Pasar Kembang, Stasiun Tugu, dan seputaran Malioboro. Ada juga di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jl KH A. Dahlan, Jalan Suroto, kawasan Tugu Pal Putih, dan perempatan Gondomanan.

"Sementara kalau pola penyederhanaan ada di Jalan Magelang, Jalan Sultan Agung. Kami mengupayakan agar tidak terjadi pertumbuhan tiang-tiang fiber optic yang masif," katanya.

Trihastono memastikan masyarakat bisa melakukan pelaporan jika menemui kabel yang semrawut. Apalagi yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi pengendara jalan maupun pejalan kaki.

Baca Juga: Pasang Tiang tanpa Izin, Kabel Nglewer

"Kami ada tim pengawasan pengembalian infrastruktur pasif telekomunikasi dan kami juga sangat memperhatikan informasi dari masyarakat," ujarnya.

Dikatakan, kabel yang tidak tertata atau kemudian berpotensi akan mengganggu atau membuat kenyamanan untuk aktivitas publik bahkan mungkin yang ekstrem mengganggu pejalan kaki, kendaraan. Kota Jogja bukan kota luas, artinya secara pengawasan cukup bisa dilaksanakan. "Apalagi warga masyarakat cukup aktif memberikan informasi kepada pemerintah," ungkapnya. (isa/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#kabel listrik #tiang listrik #Jogja