Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Daerah Urbanisasi Tinggi, 1.250 Warga Balik ke Perantauan dari Terminal Tipe A Kebumen

Muhammad Hafied • Kamis, 26 Maret 2026 | 20:00 WIB

Pelepasan warga Kebumen yang mengikuti program balik gratis menuju tanah rantau. Pemberangkatan rombongan bus berlangsung di Terminal Tipe A Kebumen. (M Hafied/Radar Jogja)
Pelepasan warga Kebumen yang mengikuti program balik gratis menuju tanah rantau. Pemberangkatan rombongan bus berlangsung di Terminal Tipe A Kebumen. (M Hafied/Radar Jogja)

 

KEBUMEN - Sebanyak 1.250 warga Kebumen kembali ke tanah rantau dengan mengikuti program balik gratis yang diselenggarakan pemerintah, Kamis (26/3). Para peserta diberangkatkan serentak dari Terminal Tipe A Kebumen dengan menggunakan 25 armada bus menuju berbagai kota tujuan.

Sejak pagi, peserta program balik gratis ini tampak telah memadati area terminal. Mereka terlihat sibuk mengecek berbagai persiapan sebelum pemberangkatan.

Sekitar pukul 08.30 rombongan bus berangkat dengan tertib menuju titik akhir Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

"Pas arus mudik kemarin, Kebumen dapat kuota 28 bus. Hari ini arus balik dapat 25 bus," jelas Anggota DPRD DKI Jakarta, Dadiyono saat melepas peserta program balik.

Dadiyono menjelaskan, program mudik dan balik gratis tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tujuanya sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin ke kampung halaman pulang pergi (PP) terbantu tanpa harus terbebani biaya transportasi.

Tak hanya itu program ini ditujukkan agar mengurangi kepadatan kendaraan serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Disebutkan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung program mudik maupun balik gratis bagi masyarakat. Program ini menyasar 20 titik kota tujuan di berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera.

"Juga disediakan armada untuk mengangkut kendaraan bermotor," ucap anggota dewan asal Kebumen itu.

Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyampaikan, kehadiran program mudik dan balik gratis tentu sangat dinanti warga perantauan.

Dia bersyukur tahun ini prorgam tersebut masih dapat terlaksana mengingat Kabupaten Kebumen tergolong daerah dengan tingkat urbanisasi tinggi di Jawa Tengah.

Zaeni bersyukur karena para perantau tetap ingat dengan kampung halaman. Dia berterima kasih kepada perantau karena telah berkontribusi terhadap perekonomian keluarga dan juga daerah.

"Mereka tulang punggung keluarga. Mereka juga turut menggerakkan roda ekonomi," ujarnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #urbanisasi #jakarta