KEBUMEN - Tingkat keterisian atau okupansi hotel di Kebumen selama musim libur lebaran diprediksi akan mencapai 70 persen. Angka ini selaras dengan meningkatnya aktivitas atau kunjungan masyarakat ke Kebumen pada momentum arus mudik maupun bailk.
Manajer salah satu hotel di pusat Kota Kebumen Agus Setiawan mengatakan, tingkat hunian selama musim libur lebaran tahun ini menunjukkan tren positif. Kondisi ini tak lepas dari banyaknya masyarakat luar daerah yang datang ke Kebumen untuk pulang kampung maupun menikmati liburan.
Menurutnya banyaknya destinasi wisata favorit di Kebumen menjadi salah satu faktor tingginya okupansi hotel. "Even lebaran ini kami sudah mulai banyak terima booking. Okupansinya bisa sentuh angka 70 persen bahkan bisa lebih," bebernya .
Agus menyampaikan, guna menyambut musim libur lebaran pihak hotel telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari optimalisasi pelayanan, ketersediaan fasilitas hingga menghadirkan paket menarik bagi tamu.
Dia optimis tingkat keterisian kamar hotel bakal meningkat pesat seiring aktivitas masyarakat selama libur lebaran. "Proyeksinya positif. Tamu ramai kami prediksi bisa sampai dua minggu pasca lebaran. Karena liburan ini lumayan panjang ya," ungkapnya.
Baca Juga: Pengadaan Tanah Untuk Relokasi SDN Kaliandong Ditangguhkan, Plot Anggaran Dihapus
Pengelola hotel dan penginapan Heri Kusworo mengatakan, ramainya pengunjung hotel selama periode libur lebaran dapat terpantau melalui layanan aplikasi. Dia memprediksi kenaikan tamu hotel akan terus terjadi hingga akhir bulan April seiring masa sekolah mulai masuk. "High season antara tanggal 21 sampai 24 Maret. Itu via aplikasi ya, tetap ada tambahan yang offline," ucapnya.
Heri menyatakan, mayoritas pemesan hotel merupakan warga luar daerah. Dia berharap dengan tren positif ini sektor perhotelan di Kebumen dapat terus berkembang dan mampu menjadi ssalah satu penopang ekonomi daerah.
"Kami pantau dari H-7 lebaran, siklus pemesan kamar naik terus. Kebanyakan orang luar daerah," terang Heri. (fid)
Editor : Heru Pratomo