PURWOREJO - Lima warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh harus rela merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di rumah sakit. Mereka terpaksa menjalani perawatan medis setelah terkena ledakan mercon pada Jumat (20/3) sore.
Peristiwa menjelang malam takbir ini sontak membuat kaget warga. Akibat kejadian ini sebuah rumah milik warga, Rokhiman, 46, tepatnya di RT 01/RW 01 desa setempat mengalami kerusakan cukup parah. Bagian teras dan depan rumah hancur berantakan akibat besarnya daya ledak mercon tersebut.
Baca Juga: Putin Nyatakan Rusia Tetap 'Teman Setia dan Mitra Andal' bagi Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono mengungkapkan, peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 16.00. Sebelum ledakan terjadi, salah satu warga diketahui sedang merakit mercon. Namun tiba-tiba mercon tersebut meledak hingga memicu ledakan hebat. Di saat bersaman empat warga ikut menjadi korban karena sedang berada di lokasi kejadian. "Korban mengisi obat mercon ke selongsong, kemudian terjadi ledakan," ucapnya kepada Radar Jogja, Sabtu (21/3).
Atas peristiwa itu petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas langsung memasang garis polisi serta menyisir lokasi kejadian. Hasilnya ditemukan sejumlah selongsong yang belum berisi obat mecon. Selain itu petugas juga menemukan peralatan yang diduga untuk merakit mercon. "Kami sudah melakukan penyisiran di lokasi kejadian," ucapnya.
Baca Juga: 100 Sekolah di Kulon Progo Diusulkan Menerima Bantuan Revitalisasi Dari Pemerintah Pusat
Kelima korban adalah Muhammad Rizki Pratama, 18, yang merupakan anak pemilik rumah. Kemudian, Kevin, 16, Akila, 9, Bima, 15 dan Fatir, 18. Meski tak ada korban jiwa, kelima korban kini harus dirujuk ke rumah sakit terdekat karena luka bakar yang diderita.
Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menegaskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar wilayah Purworejo nihil dari kejadian ledakan mercon. Dia mengingatkan warga untuk tetap waspada dan ikut mengawasi peredaran mercon. Dia tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari.
Kapolres mengimbau, masyarakat turut menjaga kondusivitas wilayah dengan memastikan tidak bermain mercon. Cukup peristiwa di Desa Tasikmadu, Kecamtan Pituruh ini dapat menjadi pembelajaran bersama. "Selain berbahaya bagi keselamatan, penggunaan mercon juga memiliki konsekuensi hukum," imbaunya (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita