PURWOREJO - Palang Merah Indonesia (PMI) Purworejo tahun ini mematok target mampu memproduksi darah sebanyak 15 ribu kantong darah. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu, di mana pada tahun 2025 berhasil terkumpul 14.400 kantong darah.
Kepala Markas PMI Purworejo Supangkat optimistis, target produksi darah tahun ini dapat tercapai. Menurutnya, kenaikan target produksi darah merupakan langkah antisipasi saat kebutuhan darah di Purworejo meningkat.
Selama 2026, pihaknya juga akan mengintensifkan kegiatan donor darah rutin lewat kolaborasi dengan berbagai sektor untuk menjaga ketersedian darah. "Diupayakan, keperluan darah untuk medis rutin atau kondisi darurat semua terpenuhi," bebernya.
Dia menjelaskan, sebagian besar produksi darah dihasilkan dari kegiatan donor darah. PMI Purworejo sendiri membuka layanan donor, yakni di kantor serta melalui mobil unit donor darah yang bergerak secara bergilir. "Kami punya mobil unit donor. Hampir setiap hari muter terus. Keliling sampai ke desa," katanya.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Purworejo dr Sri Nuryanti menambahkan, berbagai upaya dilakukan untuk menjamin stok darah, termasuk selama Ramadan hingga Lebaran. Bahkan di bulan puasa ini, PMI Purworejo membuka layanan donor darah hingga pukul 22.00. Sedangkan layanan berupa permintaan maupun donor darah yang bersifat darurat tetap dilayani selama 24 jam setiap hari.
Ia mengatakan, kebijakan penyesuaian jadwal layanan dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak donor darah selepas puasa. Dengan waktu yang fleksibel diharapkan partisipasi pendonor darah di Purworejo tetap terjaga. "Kantor buka sampai malam. Pendonor bisa datang setelah buka puasa," jelasnya.
Ditegaskan, aktivitas donor darah ketika menjalani puasa tidak membawa dampak negatif bagi fisik. Selain itu, petugas juga tetap akan menerapkan skrining kesehatan ketat serta standar layanan berlaku sebelum dilakukan donor darah. Hal ini untuk memastikan kondisi kesehatan calon pendonor. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita