MUNGKID - Warga Dusun Jengkol, Losari, Pakis, Kabupaten Magelang dikagetkan dengan kecelakaan lalu lintas truk tronton bermuatan susu, Jumat (27/2) pagi. Truk tersebut diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya menghantam tiga bangunan. Dalam insiden tersebut, pengemudi truk meninggal dunia.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas sempat dialihkan selama proses evakuasi. Tim SAR gabungan berupaya mencari pengemudi yang tertimpa reruntuhan bangunan. Pengemudi ditemukan sekitar pukul 09.15. Lalu, dibawa menuju RSUD Tidar untuk penanganan lebih lanjut. Setelah itu, tim masih berupaya membersihkan material bangunan.
Kasat Lantas Polresta Magelang Kompol Nyi Ayu Fitria Facha menjelaskan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.00 di kilometer 15 ruas jalan yang dikenal memiliki kontur berliku. Truk Nissan tronton bernomor polisi H 8894 OA melaju dari arah Salatiga menuju Magelang sebelum akhirnya oleng dan menabrak bangunan di sisi kiri jalan.
"Ada korban jiwa satu orang meninggal dunia, yaitu sopir truk boks," ujar Ayu di lokasi.
Dia menyebut, korban meninggal dunia merupakan pengemudi truk berinisial S, 55 warga Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pengemudi ditemukan tertimpa reruntuhan tembok rumah yang ditabrak kendaraan tersebut. Pengemudi mengalami luka-luka cedera kepala dan patah tulang kaki kanan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Ayu, polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi. Hal ini menguatkan dugaan bahwa sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi saat melintas di jalur tersebut.
"Dimungkinkan yang bersangkutan tidak mengenal medan jalan karena di kilometer 15 ini jalannya berliku-liku," jelas Ayu.
Meski demikian, Ayu belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan dan masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan kemungkinan faktor kelalaian pengemudi.
Dia menjelaskan, truk tersebut menghantam tiga bangunan milik warga. Benturan keras menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan, terutama pada bagian depan rumah.
Ayu menambahkan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan serta mengamankan muatan truk berupa susu yang berserakan di lokasi. Selain itu, perusahaan ekspedisi sudah dihubungi dan dalam perjalanan ke kantor unit laka Jagoan.
"Nanti pukul 13.00 akan dilaksanakan pembersihan lokasi laka bersama polresta polsek, tim SAR, dan damkar," ucapnya.
Sementara itu, Rescuer Basarnas Unit Borobudur Ryan Aris Permana menyebut, timnya mendapat laporan adanya kecelakaan tunggal di Jalan Salatiga-Magelang sekitar pukul 05.00. Sejumlah personel pun dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.30.
"Kami melakukan asesmen bersama tim gabungan dan melakukan pencarian terhadap sopirnya yang diduga terjepit di kabin dengan ekstrikasi," lontarnya.
Namun, setelah dilakukan pencarian selama satu jam, pengemudi belum ditemukan. Karena itu, proses pencarian sempat dihentikan sementara sembari mengunggu evakuasi truk.
Setelah selesai, tim gabungan kembali melakukan pencarian. Selang 15 menit, pengemudi berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tertimbun puing-puing bangunan rumah.
"Total proses penanganannya 3 jam setengah. Kendala yang kami alami, yaitu sulitnya akses dan proses pencariannya karena menimpa bangunan," sebutnya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin