Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kecelakaan di Kalijambe Purworejo Truk Oleng Tabrak Mobil dan Ruko Pasar, Begini Kronologinya!

Naila Nihayah • Selasa, 11 November 2025 | 19:18 WIB
PEMBERSIHAN: Petugas gabungan berupaya mensterilkan badan jalan dan puing-puing kendaraan di depan Pasar Kalijambe, Selasa (11/11/2025). 
PEMBERSIHAN: Petugas gabungan berupaya mensterilkan badan jalan dan puing-puing kendaraan di depan Pasar Kalijambe, Selasa (11/11/2025). 

 

PURWOREJO — Kecelakaan maut melibatkan truk tangki bermuatan solar terjadi di depan Pasar Kalijambe, Bener, Purworejo, Selasa (11/11/2025).

Truk yang melaju dari arah Magelang menuju Purworejo itu oleng dan kehilangan kendali, lalu menabrak dua mobil dan deretan ruko pasar.

Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Pantauan di lokasi, sejak pagi situasi di sekitar Pasar Kalijambe dipenuhi warga yang berkerumun menyaksikan proses evakuasi.

Truk tangki solar itu menimpa deretan ruko di pasar yang mengakibatkan kebocoran. Sementara mobil Suzuki Carry tampak ringsek.

Kecelakaan itu mengakibatkan jalur Purworejo-Magelang dan sebaliknya, lumpuh total sejauh beberapa kilometer.

Petugas gabungan pun berjibaku membersihkan sisa solar di jalan raya dengan menyemprot air.

Setelah dirasa bersih, barulah arus lalu lintas kembali berjalan.

Meski masih tersendat akibat proses evakuasi truk dan mobil.

Kasat Lantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma mengatakan, truk tronton bermuatan solar itu tiba-tiba oleng ketika melintas di kawasan padat Pasar Kalijambe sekitar pukul 04.45 WIB.

"Truk oleng ke kiri, lalu menghantam ke kanan dan berserempetan dengan mobil Avanza dari arah Magelang menuju Purworejo," paparnya di lokasi.

Baca Juga: Persiku Kudus vs PSIS Semarang, Duel Sengit Papan Bawah Klasemen, Siapa Yang Lebih Berkuasa?

Setelah itu, truk tersebut menabrak mobil Carry yang sedang parkir di depan pasar untuk menurunkan bawang merah, hingga akhirnya menimpa ruko-ruko di sepanjang tepi jalan.

Benturan keras menyebabkan mobil Carry tertimbun badan truk, sementara Avanza ringsek di bagian depan.

Awak truk tangki tewas di tempat karena terjepit kabin, sedangkan tiga korban lain dievakuasi dalam kondisi luka-luka.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu lama.

Tim gabungan dari Polres Purworejo, TNI, Basarnas, PMI, dan relawan mengevakuasi korban yang terjepit di dalam mobil Carry serta membersihkan material reruntuhan.

"Korban pertama yang dievakuasi adalah dari mobil Carry. Setelah itu sopir truk baru bisa dikeluarkan. Ada empat korban, satu meninggal dunia dan tiga lainnya luka berat," tambah Arta.

PEMBERSIHAN: Petugas gabungan berupaya mensterilkan badan jalan dan puing-puing kendaraan di depan Pasar Kalijambe, Selasa (11/11/2025).
PEMBERSIHAN: Petugas gabungan berupaya mensterilkan badan jalan dan puing-puing kendaraan di depan Pasar Kalijambe, Selasa (11/11/2025).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo Agus Widiyanto menyebut, truk tangki berisi bahan bakar itu mengalami kebocoran setelah terguling.

Tumpahan solar sempat meluber ke badan jalan, membuat permukaan aspal licin dan membahayakan pengguna jalan.

Personel dishub bersama tim gabungan langsung melakukan penyemprotan air bercampur deterjen supaya jalan tidak licin.

"Selain itu juga untuk mencegah potensi kebakaran karena tumpahan solar cukup banyak," ujar Agus.

Menurut Agus, kecelakaan bisa berdampak lebih fatal jika terjadi sedikit lebih siang. Mengingat hari itu bertepatan dengan hari pasaran Pahing, saat kawasan pasar biasanya sangat ramai pedagang dan pembeli.

"Untungnya masih pagi, belum banyak warga ke pasar. Kalau kejadian jam tujuh, mungkin korban bisa lebih banyak," paparnya.

Dia pun mengimbau agar truk sumbu tiga atau truk besar bermuatan berat sebaiknya tidak melintas di jalur ini, karena sempit dan ramai.

"Lebih baik memutar sedikit, tapi aman," sambungnya.

Kepala Desa Kalijambe Yanto Singgih Prasetyo mengutarakan, sedikitnya ada 10 ruko pasar terdampak akibat insiden tersebut.

Sebagian besar merupakan kios sembako dan pakaian milik warga desa.

Dia memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Kerusakan parah, genting rontok, tembok roboh. Kami masih mendata siapa saja yang terdampak. Nanti semua pemilik kios akan kami kumpulkan di balai desa untuk pendataan dan pengajuan bantuan," ujar Yanto.

Yanto berharap, pemerintah kabupaten turut membantu perbaikan pasar desa yang dibangun sejak awal 2000-an itu.

"Pasar ini milik desa, tapi kondisinya sudah rusak berat. Harapan kami, pemerintah bisa ikut membangun kembali. Desa tidak punya cukup dana," tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi truk tangki dan kemungkinan sopir mengantuk. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kecelakaan #kalijambe purworejo #Truk Oleng Tabrak Mobil #kronologi #korban #evakuasi #Kecelakaan Maut