PURWOREJO — Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di depan Pasar Kalijambe, Bener, Purworejo, Selasa (11/11/2025). Peristiwa itu menewaskan satu orang dan membuat tiga lainnya luka berat. Insiden tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas di jalur Purworejo–Magelang dan sebaliknya macet parah hingga beberapa kilometer.
Warga Desa Kalijambe, Puji Astuti, 50 menuturkan, suara benturan keras terdengar sesaat setelah ia melangsungkan salat Subuh. Puji yang tinggal tak jauh dari pasar langsung berlari menuju lokasi.
"Saya habis salat Subuh, belum sempat lepas mukena, tiba-tiba ada suara keras banget, ‘gubrak’. Waktu saya sampai sini, korban masih di tempat semua, belum banyak orang," ujar Puji di lokasi.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni Avanza, Suzuki Carry merah pengangkut bawang merah, dan truk berisi solar. Mobil Carry saat itu diketahui sedang parkir di tepi jalan depan pasar, lantaran pemiliknya hendak menurunkan dagangan.
Diduga, truk yang melaju dari arah Magelang kehilangan kendali hingga menabrak Avanza dan menghantam Carry yang terparkir. "Mobil Carry-nya lagi parkir mau antar dagangan ke pasar. Tiba-tiba ditabrak keras sekali, seperti pesawat jatuh," katanya.
Akibat tabrakan beruntun itu, awak truk tewas di tempat, sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka berat. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi kendaraan yang ringsek parah.
Ambulans desa setempat datang pertama kali untuk mengevakuasi pedagang brambang di dalam mobil Carry, sedangkan korban di truk baru berhasil dikeluarkan sekitar pukul 07.00. "Yang di truk itu susah dievakuasi, baru bisa jam tujuh lebih. Yang meninggal sopir truknya, dua lainnya masih kritis," jelasnya.
Benturan keras juga merusak empat ruko di pasar, di antaranya ruko pakaian dan sembako. Beberapa dinding jebol, atap genting runtuh. "Gentingnya hancur semua, bannya sampai di atas genting. Untung enggak nyamber listrik, padahal tiang listrik dekat sekali," sambungnya.
Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta. Aktivitas pasar yang seharusnya ramai pada hari pasaran Selasa Pahing juga terhenti total. Banyak pedagang memilih menutup lapak karena sebagian area tertutup puing kendaraan dan reruntuhan bangunan.
Selain menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan, kecelakaan ini juga membuat arus kendaraan lumpuh total di jalur utama Purworejo–Magelang. Antrean kendaraan mengular panjang di kedua arah, bahkan mencapai beberapa kilometer.
Warga yang hendak berangkat kerja maupun pedagang menuju pasar terpaksa berhenti di tepi jalan karena polisi menutup jalur untuk proses evakuasi. Petugas Satlantas Polres Purworejo bersama warga dan relawan berjibaku mengevakuasi kendaraan serta membersihkan material yang berserakan di jalan.
Setelah hampir lima jam, sekitar pukul 09.40, jalur dua arah akhirnya dibuka kembali secara bertahap, meski arus lalu lintas masih tersendat. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi rem dan kecepatan truk sebelum insiden terjadi. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin