MAGELANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang mencatat ada penurunan pergerakan pemudik pada Lebaran 2025 dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya terdapat 1,27 juta kendaraan yang melintas di Kota Magelang sejak 24 Maret hingga 7 April 2025. Total volume kendaraan tersebut mengalami penurunan 0,8 persen dibanding 2024 yang mencapai 1,29 juta.
Kepala Dishub Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menuturkan, puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada 28 Maret dengan volume kendaraan mencapai 95.782 unit. Jumlahnya turun 11,5 persen dibanding tahun lalu. "Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 4 April dengan total 100.145 kendaraan yang melintas di Kota Magelang atau turun 2,4 persen," katanya Kamis (10/4).
Baca Juga: Kejati DIY Lakukan Penyelidikan Pengadaan Bandwidth Kominfo Sleman, Sudah Periksa 14 Saksi
Berdasarkan data yang diperoleh, volume kendaraan real time masa Lebaran 2025 mencapai 1.279.997 kendaraan. Sementara pada tahun lalu dengan periode yang sama, tercatat ada 1.290.380 kendaraan yang masuk Kota Magelang. Pergerakan kendaraan tersebut rata-rata terjadi pada siang hingga malam hari.
Secara berkala, dishub selalu memantau pergerakan kendaraan yang melintas di wilayahnya. Terlebih, dishub serta Polres Magelang Kota telah menempatkan posko pelayanan angkutan Lebaran di sejumlah titik. Posko yang disediakan tersebut guna memantau pergerakan kendaraan selama pelaksanaan arus mudik dan balik.
Berdasarkan pantauan CCTV, kondisi lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran terpantau ramai lancar. Bahkan, tingkat kecelakaan kendaraan di wilayahnya terjadi penurunan dibanding tahun lalu pada periode yang sama. Baik kendaraan roda 2 maupun 4. "Ada satu kasus kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran, yaitu di Simpang 4 Rejowinangun pada 7 April," bebernya.
Selain itu, selama Lebaran 2025, dishub juga melakukan manajemen rekayasa arus lalu lintas. Terutama di Jalan Pemuda, Simpang Artos, kawasan Alun-Alun Kota Magelang, dan Simpang Kupatan. "Kami pasang water barrier, menata kendaraan yang parkir di sepanjang trotoar, hingga melakukan intervensi pada APILL dengan mengatur waktu fase hijau," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum menambahkan, pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar. Menurutnya, keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil sinergi, kerja sama, dan komunikasi yang baik antarinstansi serta dukungan masyarakat. “Semua ini tak lepas dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat," ujarnya. (aya/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita