Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Untidar Sewa Tujuh Kelas di SMK 45 untuk Maba, Kampus di Teguran dan Sidotopo Tak Mampu Tampung Mahasiswa

Naila Nihayah • Selasa, 8 Agustus 2023 | 18:15 WIB

 

SIMBOLIS: Para mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) mengenakan jas almamater secara serentak di GKU dr HR Suparsono saat pembukaan PKKMB, Senin (7/8).
SIMBOLIS: Para mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) mengenakan jas almamater secara serentak di GKU dr HR Suparsono saat pembukaan PKKMB, Senin (7/8).

RADAR JOGJA - Tahun ajaran 2023/2024 ini, Universitas Tidar (Untidar) menyewa tujuh kelas di SMK 45 Magelang untuk menampung mahasiswa baru (maba). Sebab, jumlah seluruh ruang kelas di Kampus Tuguran maupun Sidotopo yang berjumlah 76 itu tidak cukup menampung seluruh mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untidar Prof Suyitno mengakui, Untidar saat ini tengah kekurangan ruang kelas. Lantaran tidak sebanding dengan mahasiswanya yang berjumlah lebih dari 14 ribu orang. Sehingga kampus sudah menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi untuk menyambut maba. Termasuk menambah dan menyewa ruang kelas baru.

Dia mengatakan, Kampus Tuguran dan Sidotopo memiliki 76 ruang kelas untuk pembelajaran. Setelah itu, ada 7 ruang yang dialihfungsikan sebagai kelas baru. "Karena masih kurang tujuh ruang kelas, sehingga kami menyewa di SMK 45 Magelang. Sehingga total kelas ada 90," terangnya di gedung Rektorat Untidar, Senin (7/8).

Selain itu, Untidar ingin menyediakan kelas cadangan untuk memberi kesempatan kepada dosen yang berhalangan mengajar. Dengan begitu, dosen tidak lagi kesulitan jika hendak mengganti jam pembelajaran dan mencari ruang kelas kosong.

Untidar juga telah merenovasi dan merancang tujuh ruang kelas yang bakal digunakan itu agar sesuai dengan sistem perkuliahan. Ruang kelas di SMK 45 Magelang itu disewa hingga akhir semester ganjil.

Karena targetnya, di tahun ajaran 2024/2025 mendatang, pembangunan gedung kuliah baru yang berada di Sidotopo bakal rampung. Sehingga bisa digunakan oleh mahasiswa. Mengingat selalu ada kenaikan kebutuhan ruang kelas saat memasuki semester ganjil.

Gedung perkuliahan itu, lanjut dia, direncanakan memiliki lima lantai. Saat ini, Untidar tengah berhemat dan melakukan refocusing anggaran karena pembangunan gedung itu membutuhkan kurang lebih Rp 30 miliar. "Kami mencoba mengalihkan pendanaan atau refocusing di beberapa kegiatan. Sementara pertumbuhan mahasiswa semakin banyak," katanya.

Tahun ini, Untidar telah menerima sejumlah 3.935 calon mahasiswa dari beberapa seleksi yang dilaksanakan. Namun, dari jumlah itu, hanya 3.569 orang yang melakukan daftar ulang dan mengikuti pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB).

Rektor Untidar Prof Sugiyarto menjelaskan, sewa ruang kelas di SMK 45 Magelang itu ditempuh karena jumlah kelas di Untidar yang kurang. Karena Untidar juga memiliki tambahan delapan prodi baru. "Sehingga kami masih kekurangan kelas. Tapi, tahun ini sudah mulai disiapkan dengan membangun gedung baru di kompleks Kampus Sidotopo," ujarnya. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Untidar Magelang #Untidar #mahasiswa baru