Kembangkan Sapi Perah, Peternak Muda Magelang Jadi Role Model Peternakan

MAGELANG – Pengembangan peternakan sapi perah menjadi salah satu peluang untuk memperkuat produksi susu nasional. Potensi ini didukung oleh peran peternak muda yang mengembangkan usaha dengan skala lebih besar dan kelembagaan yang kuat. Salah satunya ditunjukkan oleh peternak milenial yang tergabung dalam Koperasi Amarto di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa menilai usaha yang dijalankan para peternak milenial tersebut menjadi contoh peternakan sukses di Kabupaten Magelang.
Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026).
Salah satu peternak sekaligus alumni Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) Eko Saefudin mengatakan, usaha sapi perahnya berkembang dalam dua tahun terakhir.
“Pada awalnya kami memelihara 10 ekor sapi perah, saat ini kami mengembangkan setidaknya 50 ekor sapi,” ucapnya.
Ia mengatakan, produksi susu harian mencapai 15–20 liter per ekor. Hasilnya kemudian disetorkan ke koperasi di Kabupaten Semarang.
Melihat potensi tersebut, Wamentan Muhammad Saleh Mustafa menyebut Kabupaten Magelang berpeluang menjadi sentra susu untuk mendukung target swasembada susu nasional.
“Pesan dari Bapak Presiden bahwa kita harus mencapai swasembada pangan. Magelang bisa menjadi sentra susu, menuju swasembada pangan berbasis protein,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




