
KEBUMEN - Palang Merah Indonesia (PMI) mematok target dapat mengumpulkan 2.000 kantong darah pada pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026. Gerakan tersebut menjadi upaya PMI dalam menjaga ketersedian kantong darah guna mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto mengatakan, gerakan donor darah sebagai bagian dalam menjalankan misi kemanusiaan. Lewat gerakan tersebut diharapkan kesadaran masyarakat untuk donor darah meningkat.
Dengan begitu, pasokan darah di Kebumen tetap terjaga. "Sudah kami mulai, target itu tidak berlebihan karena masyarakat antusias," ucapnya di sela gerakan donor darah, Kamis (17/9).
Baca Juga: Bongkar Kasus 2018–2019, Kejari Purworejo Sita Dokumen Penting dari Kantor Perumda Aneka Usaha
PMI, lanjut Sabar, terus berjibaku untuk mencukupi permintaan darah, baik untuk golongan darah AB, A, B dan O. Program yang sudah berjalan antara lain dengan layanan di kantor pusat dan layanan jemput bola menggunakan mobil keliling. Dalam sehari PMI paling tidak mampu menjangkau tiga titik layanan keliling.
Dia menyebut, antara permintaan dan kebutuhan darah di Kebumen sejauh ini sebanding. Artinya jumlah darah yang tersedia hampir sama dengan banyaknya permintaan. Adapun setiap hari PMI Kebumen rata-rata mampu memproduksi 80-100 kantong darah. "Stok darah hanya mencukupi saja, belum lebih. Kami usahakan terpenuhi," ungkapnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



