PANDEMI Covid-19 memberikan tantangan yang luar biasa bagi semua sektor usaha. Pada era pandemi ini, tidak sedikit perusahaan yang terpaksa menutup usahanya dikarenakan tidak mampu bertahan di tengah badai pandemi. Persaingan usaha antar perusahan semakin kompetitif. Hanya perusahaan yang terus berinovasi yang akan mampu untuk terus beroperasi. Kebijakan pimpinan perusahaan sangat dibutuhkan untuk mengambil langkah solutif. Oleh karena itu, perusahaan perlu memiliki keunggulan kompetitif untuk bisa bersaing dan bertahan untuk melewati masa pandemic ini. Keunggulan kompetitif merupakan suatu hal unik yang dimiliki oleh suatu perusahaan namun tidak dimiliki oleh perusahaan pesaingnya. Dengan memiliki keunggulan kompetitif, suatu perusahaan akan memenangkan persaingan usaha.

Tiga Faktor Penting Pencapaian Kinerja Karyawan

Pada model yang paling sederhana terdapat tiga faktor penting yang sangat mempengaruhi kinerja karyawan, yaitu kompetensi karyawan, motivasi, dan lingkungan kerja. Kompetensi kerja karyawan dikatakan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Kompetensi dianggap sebagai faktor penting yang mempengaruhi kinerja karyawan (Suantara et al., 2020). Dalam menjalankan tugasnya, karyawan membutuhkan kompetensi yang memadai dan sesuai dengan deskripsi pekerjaannya.

Selain kompetensi, faktor kedua yang dianggap signifikan dalam mempengaruhi kinerja karyawan ialah motivasi karyawan. Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh pendayagunaan sumberdaya manusianya (Shahzadi et al., 2014). Motivasi merupakan pendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Perusahaan yang ingin mencapai visi dan misinya harus memotivasi karyawannya agar mengeluarkan seluruh kemampuannya agar bekerja dengan baik.

Lingkungan kerja merupakan satu hal penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Lingkungan kerja adalah semua hal yang berada di sekitar tempat kerja karyawan baik fisik maupun non fisik (Hughes et al., 2020). Lingkungan kerja yang positif akan mendukung karyawan dalam mengoptimalkan kinerjanya.

Apakah Pandemi Covid-19 berdampak?

Hasil penelitian terhadap kinerja 280 karyawan manufaktur memberi peringatan yang sangat penting bagi manajemen. Dapat disimpulkan bahwa faktor kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Semakin baik kompetensi seseorang, maka kinerjanya semakin baik. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya bahwa tingkat kompetensi seseorang mempengaruhi kinerja karyawan (Astarina et al., 2021; Noor & Limakrisna, 2019; Sulantara et al., 2020).

Begitu pula motivasi kerja dan penciptaan lingkungan kerja juga menunjukkan hasil yang sama, yaitu berpengaruh positip dan signifikan terhadap kinerja.karyawan. Hasil ini juga sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya (Sabastian, 2021; Sutia et al., 2020; Wahyuni et al., 2019; Widagdo et al., 2018).

Implikasi

Berdasarkan hasil temuan ini, implikasi bagi perusahaan adalah manajemen perusahaan perlu memperhatikan tiga hal yang sangat mendasar tersebut sehingga kinerja karyawan terus dapat ditingkatkan.

Kompetensi merupakan modal utama bagi seorang manusia untuk bisa menyelesaikan suatu tugas yang diberikan. Banyaknya kompetensi yang dimiliki oleh seorang karyawan akan mempermudah karyawan tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Manajemen secara konsisten memotivasi karyawannya agar mendapatkan hasil kerja yang lebih baik (Kuswati, 2020). Penciptaan ingkungan kerja yang baik bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi karyawan merupakan suatu hal positif yang dapat membuat karyawan memaksimalkan kinerjanya (Sutanto et al., 2018). (*/dwi)

Nusantara