RADAR JOGJA – PSS Sleman menyumbangkan tiga pemain untuk mengikuti pemusatan latihan timnas senior di Jakarta. Mereka adalah Saddam Emiruddin Gaffar, Adi Satryo, dan Arthur Irawan. Pemanggilan ketiga pemain tersebut membuat pelatih PSS Dejan Antonic bangga.

Pelatih asal Serbia itu menyebut pemanggilan ketiga anak asuhnya itu sebagai prestasi. Sekaligus suntikan motivasi besar bagi PSS. Ini membuktikan bahwa tim berjuluk Super Elang Jawa itu sebagai tim yang sukses meningkatkan kualitas pemain. “Menurut saya bagus sekali pemain kami bisa masuk timnas,” kata Dejan, Minggu (9/5).

Pelatih kelahiran Belgrade, Serbia itu menilai bahwa pemanggilan tersebut merupakan hasil kerja keras pemain selama latihan. Juga penampilan apik yang ditunjukkan di Piala Menpora 2021. Dia pun berpesan agar ketiga pemain tetap kerja keras selama menjalani training center (TC). Diketahui, ketiganya pun bukan orang baru di timnas. Muali dari kelompok umur hingga timnas senior.

Di sisi lain, pemanggilan pemain rupanya menjadi pelecut semangat Dejan membikin tim makin berprestasi. Khususnya untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Ke depan, mantan pelatih Madura United itu juga berharap banyak penggawa Super Elja yang masuk timnas.

Berkurangnya tiga pemain, kata Dejan, tak mengganggu rencananya dalam menyiapkan tim. Dengan sisa waktu efektif sekitar 50 hari untuk latihan bersama, Dejan ingin PSS tampil lebih baik di Liga nanti. Terlebih, jika Saddam, Adi dan Arthur sudah kembali. Dia yakin ketiganya bakal banyak berkontribusi untuk tim.“Saat ini kami harus persiapkan tim supaya jauh lebih bagus dan kuat untuk Liga. Kami tunggu tiga pemain gabung, nanti pasti mereka sudah fit, baik dan tidak ada masalah untuk gabung sama kami bulan Juni,” ungkap Dejan.

Seperti diketahui, TC sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G di Uni Emirat Arab (UEA). Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni. Selain kualifikasi, timnas di bawah asuhan Shin Tae-Yong ini juga akan melakukan dua kali uji coba internasional. Menghadapi Afghanistan (25/5) dan Oman (29/5). (ard/pra)

Nusantara