RADAR JOGJA – Gubernur DIJ HB X belum mengetahui detail varian baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Diketahui bahwa saat ini telah ditemukan varian baru Covid-19 asal Inggris. Bahkan beberapa kajian mengungkap bahwa virus ini telah masuk ke Indonesia.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meminta masyarakat tetap patuh protokol kesehatan. Langkah ini menjadi upaya paling mudah yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama untuk meminimalisir penularan Covid-19.

“Saya belum tahu jenisnya seperti apa, terus pola penularannya seperti apa saya juga belum tahu,” jelasnya di Kantor Kepatihan Pemprov DIJ, Rabu (3/3).

Varian corona baru dari Inggris ini diketahui telah masuk Indonesia. Varian Covid-19 ini disebut-sebut bisa menular jauh lebih cepat daripada varian sebelumnya. Sehingga perlu menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat.

“Ya semoga saja tidak semudah itu menularnya. Biarpun ada tidak semudah itu menular,” harapnya.

HB X kembali mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan. Lalu menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat. Tak hanya sebagai kebijakan tapi kesadaran bersama.

Kebijakan PPKM, lanjutnya, terbukti bisa menekan angka kasus Covid-19 di Jogjakarta. Khususnya di setiap lingkup rukun tetangga (RT). Cara ini bisa diterapkan dalam antisipasi varian baru Covid-19.

“PPKM ini ternyata (angka penularan Covid-19) turunnya juga besar. Ya se-Jawa Bali relatif turun semua. Saya harapkan ini dituntaskan jangan sampai punya ruang kasus tinggi lagi,” ujarnya.(dwi/sky)

Nusantara