RADAR JOGJA – Bupati Gunungkidul Badingah secara khusus memberikan pesan kepada pasangan calon (paslon) Pilkada 2020 agar bersama-sama mentaati prokes.

Hal tersebut disampaikan bupati pada saat acara Deklarasi Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan (prokes) di tengah pelaksanaan tahapan pilkada di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari Rabu (4/11). Kondisi demikian perlu dilakukan secara bersama-sama sebagai upaya pencegahan agar tidak muncul klaster pilkada. “Saya berharap pada tahapan-tahapan ini tetap taat pada protokol kesehatan,” kata Badingah.

Menurut dia, upaya ini bukan semata-mata untuk kepentingan proses politik dan demokrasi saja, tapi sebagai wujud tanggungjawab moral bersama. Pihaknya menyadari, pilkada merupakan pesta demokrasi melibatkan masyarakat.

Kata Badingah, menurut informasi dan kenyataannya di Indonesia pelaksanaan kampanye tatap muka terbanyak ada di Gunungkidul. Namun dia berharap agar metode kampanye menggunakan daring seperti zoom meeting ataupun medsos.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Tri Asmiyanto mengatakan, pilkada tetap dilakukan ditengah bencana non alam Covid-19, sebagai bukti konsistensi pemerintah untuk menjaga marwah demokrasi.“Namun tanpa ada pemahaman dan komitmen bersama, apa yang dilakukan pemerintah dan penyelenggara pemilu, tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan pihak terkait,” kata Tri.

Dibagian lain, Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menyampaikan, selama masa kampanye baik paslon maupun tim sukses bisa memanfaatkan aplikasi seperti zoom, atau google meet untuk menyapa masyarakat. “Namun metode kampanye daring tidak maksimal,” kata Ahmadi Ruslan Hani.

Dia menjelaskan, masa kampanye Pilkada 2020 berlangsung selama 71 hari dan dijadwalkan berakhir pada 5 Desember 2020.  Oleh sebab itu penyelenggara pemilu terus mendorong peserta pilkada menggunakan daring untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Terlebih sesuai PKPU 13/2020, kampanye terbuka dilarang. Meliputi rapat umum, kegiatan kebudayaan (pentas seni, panen raya, konser musik), kegiatan olahraga, perlombaan, kegiatan sosial, hingga acara HUT partai politik. (gun/pra)

Nusantara