RADAR JOGJA – Kodim 1205/ Sintang, Kalimantan Barat, pada TMMD Reguler 109 me-launching Perpustakaan Apung di Batas Negeri, di lokasai sasaran TMMD. Ide perpustakaan apung berasal dari Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan yang muncul dari awal tahun 2020, kemudian diselaraskan dengan kegiatan TMMD 109/Sintang.

Tujuan Perpustakaan Apung agar budaya gemar membaca kembali menjadi idola di kalangan generasi bangsa. Peluncuran Perpustakaan  Apung di Batas Negeri oleh Dansatgas TMMD 109/Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, didampingi Camat Ketungau Petrianus SH dan Kabid Perpustakaan Dinas Perpus dan Kearsipan Kabupaten Sintang Yuliana, Minggu (18/10).

Dari atas kapal  di Sungai Ketungau, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan resmi menjalankan salah satu misi dari mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peluncuran Perpustakaan Apung di Batas Negeri, kawasan Perbatasan RI-Malaysia.

“Dengan kita kembali galakkan minat dan gemar membaca anak, semua berharap akan tumbuh generasi-generasi berintelektual dan berpengetahuan dari kawasan perbatasan di Kalimantan Barat ini. Dan, pada saatnya nanti generasi itu akan memegang estafet, melanjutkan dan mengisi perjuangan serta pengabdian di Indonesia yang kita cintai ini,”  jelas Letkol Eko Bintara Saktiawan saat memberikan sambutan singkatnya kemarin.

Dukungan gagasan peluncuran Perpustakaan Apung di Batas Negeri langsung direspons cepat dan positif jajaran Pemkab Sintang. Melalui Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Yuliana mengapresiasi dan datang langsung pada acara peresmian Perpustakaan Apung di Batas Negeri ini.

“Pemkab Sintang sangat mengapresiasi langkah Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan yang telah memberikan gagasan dan inisiatif sekaligus pemrakarsa Perpustakaan Apung di Batas Negeri ini. Tentu saja kita semua berharap akan menumbuhkan minat dan gemar membaca di kalangan anak-anak di kawasan perbatasan negeri ini,” ujar Yuliana. (*/laz)

Nusantara