RADAR JOGJA – Sebanyak 3.000 paket sembako bansos Kemensos Hadir diberikan untuk warga Kabupaten Klaten dan Kota Surakarta, Jumat (9/10).

Sebanyak 1.000 paket sembako diserahkan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemensos Grace Batubara untuk disalurkan melalui Yayasan Rumah Nusantara Klaten. Sedangkan 2.000 paket lainnya disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Surakarta ke Panti Asuhan, Pekerja Sosial, dan Karang Taruna di Kota Surakarta.

“Kami Kemensos berusaha sekuat tenaga agar masyarakat Indonesia bisa terbantu tanpa terkecuali, khususnya yang terdampak Covid-19. Dampak Covid-19 memang dirasakan oleh semua, baik pekerja, pengusaha, ibu-ibu sampai anak-anak. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bisa membantu, khususnya dalam hal kebutuhan pokok,” jelas Grace dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10).

Kehadiran Grace Batubara beserta rombongan di Kantor Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten diterima oleh Pejabat Sementara Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko.

“Untuk bansos Kemensos Hadir ini akan disalurkan lewat sanggar-sanggar pendampingan Yayasan Rumah Nusantara yaitu sekitar 10 sanggar,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan Rubiyem, 71, mengaku terhari saat menerima bantuan tersebut.

“Selama Corona nggak ada kerjaan lagi, bingung mau makan apa. Biasanya buruh cuci, baru sebulan ini jualan minuman di pinggir jalan. Sehari dapat Rp 10 ribu sampai 20 ribu,” tuturnya.

Selain Rubiyem ada pula Umi Sri Widati, 65. Sehari-hari dia berjualan sate lontong dan lupis di pasar setiap pagi dan sore. Namun kondisi menjadi sulit sejak pandemi melanda.

“Dapatnya Rp 15 ribu sampai 20 ribu saya syukuri ya Alhamdulillah, buat makan. Dikasih bantuan ini ya terharu, sampai nggak bisa bilang apa-apa lagi. Masih ada yang peduli, Alhamdulillah. Terima kasih Kemensos,” ungkapnya.

Usai memberikan bantuan di Kabupaten Klaten, pemberian banguan danjutkan ke Balai Kota Surakarta.

“Kami laporkan kemiskinan Kota Solo ada tiga kategori : sangat miskin, miskin, dan rentan miskin. Dengan angka terbesar pada kelompok rentan miskin yang justru kurang diperhatikan. Dengan bantuan ini, atas nama pemerintah Kota Surakarta kami ucapkan terima kasih,” ungkap Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Bantuan ini, lanjutnya, akan disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Surakarta kepada 12 panti anak, 6 panti disabilitas, 5 panti lansia, 3 panti psikotik, 6 LKS non panti, serta Pekerja Sosial Masyarakat dan Karang Taruna di 5 Kecamatan Kota Surakarta.

Perwakilan Yayasan Kesejahteraan Anak-Anak Tuna Netra Muhammad Sobirin, 23, mengaku terkesan dengan bantuan yang diterimanya.

“Saya pelajar inklusi setingkat SMK, jurusan Seni Kerawitan, main musik Gamelan Jawa. Rasanya sangat senang karena baru pertama kali ini dapat sembako selama Corona. Terima kasih Kemensos telah memberi bantuan. Ini sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman”, ucapnya

Pada kesempatan yang sama, Grace Batubara juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Kewirausahaan Sosial  yang bersumber dari dana hibah senilai total Rp 298 juta. Bantuan ini diperuntukan bagi 596 KPM PKH Graduasi yang mempunyai rintisan usaha di 5 Kabupaten/Kota. (sky/tif)

Nusantara