RADAR JOGJA – Jajaran Satreskrim Polresta Jogja meringkus spesialis pencurian konter gawai. Bawaihi, 28, ditangkap beserta sejumlah barang bukti, Minggu (13/9). Total kerugian akibat aksi kejahatan ini mencapai Rp 43 juta.
Pria asal Jambi ini menggondol beragam jenis gawai. Tak tanggung-tanggung, total ada 11 telepon genggam, 2 unit iPad, 1 unit iPod Touch, 1 unit Laptop MacBook Air dan 1 unit Drone DJI Phantom 3 Pro. Seluruh telepon genggam bermerk iPhone.

“Pelaku beraksi 7 September di konter Apple Keroak, Terban Gondokusuman. Dengan memanjat tembok, memasuki genteng dan merusak eternit,” jelas Kasatreskrim Polresta Jogja AKP Riko Sanjaya ditemui di Mapolresta Jogja, Senin (21/9).

Belasan gawai tersebut tidak semuanya dalam kondisi bagus. Beberapa juga mati bahkan tak berfungsi. Ini karena gawai tersebut masih dalam kondisi diperbaiki oleh teknisi.

“Benar yang dibawa tak hanya handphone bagus tapi yang rusak mati juga diambil. Rata-rata itu handphone servisan,” katanya.

Aksi tersangka bisa terbongkar dari rekaman CCTV. Terlihat jelas cara kerja pelaku dalam memasuki konter dan mencuri gawai. Termasuk kabur saat semua barang berhasil diambil. Pria asal Jambi ini menggunakan sebuah obeng untuk membongkar kunci meja konter. Dari hasil penyidikan, pelaku hanya beraksi seorang diri.

Polisi juga membongkar riwayat kriminalitas pelaku. Bawaihi diketahui tak memiliki catatan kriminalitas. Hanya saja pernah berurusan dengan pihak kepolisian Polres Sleman. Walau tidak sampai lanjut ke ranah pidana.

“Dia ini bukan residivis, tapi pernah ada aksi di Wilayah Polres Sleman. Tidak smapai pidana karena pelaku mengembalikan barang curiannya,” ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Berupa tindakan pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman kepada pelaku adalah kurungan maksimal sembilan tahun.

Pelaku, Bawaihi, mengaku telah menjual sebagian hasil kejahatan. Diantaranya Drone DJI Phantom 3 Pro dijual seharga Rp 3,5 juta. Adapula Laptop MacBook Air Pro dijual seharga Rp 2,2 juta.

“Sudah saya jual lewat online. Hasilnya saya pakai untuk jalan-jalan,” katanya. (dwi/tif)

Nusantara