RADAR JOGJA – Sebanyak 97 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) resmi menyandang gelar sarjana terapan pertanian (S.Tr.P), Rabu (26/8/2020). Selain itu, 149 lainnya berhak menyematkan gelar sarjana terapan peternakan (S.Tr.Pt) pada nama mereka. Sedangkan 8 wisudawan lainnya merupakan alumni Polbangtan YoMa tahun 2019.

Proses wisuda di kampus Polbangtan YoMa kampus Yogyakarta kali ini beda dari biasanya. On the spot hanya diikuti 21 perwakilan wisudawan/wisudawati. Mereka diwisuda di hadapan senat. Sementara wisudawan/wisudawati lainnya mengikuti prosesi wisuda secara virtual lewat aplikasi Zoom di lokasi masing-masing. Kendati demikian, mereka tetap mengenakan atribut toga lengkap. Prosesi wisuda disiarkan secara live streaming di kanal Youtube Polbangtan Jogja.

Prosesi wisuda juga disaksikan secara daring oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi MAgr. “Meskipun acara wisuda dilakukan secara virtual, Insya Allah tidak mengurangi kehikmatan dan esensi wisuda yang kita harapkan”, tuturnya.

Pada kesempatan itu, Dedi mengapresiasi seluruh wisudawan/wisudawati Polbangtan YoMa yang telah menyelesaikan serangkaian persyaratan. Sehingga dapat dinyatakan lulus menjadi sarjana terapan pertanian dan sarjana terapan peternakan. Lebih dari itu, Dedi mengucapkan selamat kepada seluruh civitas akademika Polbangtan YoMa yangg telah berdedikasi untuk mendidik dan mencetak menjadi generasi profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa entrepreneurship. “Sebagai insan pertanian kita harus senantiasa ingat dan memperhatikan tujuan pembangunan pertanian,” tutur Dedi.

Tujuan pembangunan pertanian tersebut dalam rangka menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Sekaligus  menyejahterakan petani dan meningkatkan ekspor. “Untuk mencapai tujuan tersebut kita harus meningkatkan produktivitas pertanian. Serta menjaga mutu kualitas produk pertanian dan kontinuitas yang terjamin,” jelasnya.

Direktur Polbangtan YoMa Dr Rajiman MP turut mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan/wisudawati lulusan sarjana terapan. Rajiman mengatakan, Polbangtan YoMa sebagai salah satu institusi di bawah Kementerian Pertanian bertugas secara pokok untuk menyiapkan mengembangkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan memiliki jiwa agropreneurship. Guna mewujudkan pertanian mandiri, maju, dan modern. “Kunci keberhasilan pembangunan pertanian terletak pada kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusianya,” tutur Rajiman.

Untuk menyukseskan program pertanian, Polbangtan YoMa berkontribusi bersama-sama melakukan pengawalan dan pendampingan oleh Kementerian Pertanian. Sebagaimana semangat yang terus digelorakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang Program Kostratani. “Kita harus menyukseskan Kostratani sekaligus berusaha menumbuhkan petani milenial di Jawa Tengah,” serunya.(*/yog)

Nusantara