RADAR JOGJA – Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ menggelar acara Fun Walk dalam rangka mensosialisasikan Jogja Wajar Anyar, Selasa (30/6) lalu. Kegiatan fun walk dimulai pukul 16.00 dari Jalan Margoutomo hingga Titik Nol Kilometer. Disertai kampanye physical distancing dan pembagian masker sebagai edukasi kepada masyarakat dalam menerapkan aturan pencegahan COVID-19.

Ketua BPD PHRI DIJ Deddy Pranowo menjelaskan, beberapa rangkaian kegiatan sebelumnya seperti fun bike dan touring selalu menerapkan aturan jaga jarak aman, penggunaan masker dan mencuci tangan.

“New Normal di Jogja atau yang kami sebut Jogja Wajar Anyar merupakan lembaran baru dimana pariwisata Jogja mulai pulih dan bergerak maju. Harapannya, menjadi hal yang berdampak positif bagi kita masyarakat Jogja, khususnya, bagi industri hospitality,” ungkapnya melalui keterangan tertulis pada Radar Jogja, Kamis (2/7).

Sebagai pelaku pariwisata, Deddy mengklai hampir semua anggota PHRI DIY telah menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Panduan Umum Normal Baru yang dikeluarkan oleh BPP PHRI. Bahkan beberapa anggota terpilih sebagai obyek simulasi kesiapan menuju new normal yang dilakukan oleh instansi pemerintah atau organisasi lain.

BPD PHRI DIJ juga telah membentuk Satuan Tugas Covid -19. Tugas utamanya membantu BPD PHRI DIJ dalam melakukan Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid -19, membuat SOP dan sosialisasi New Normal, serta Melakukan pengawasan pelaksanaan SOP New Normal DIJ.

“Tentunya dukungan dari masyarakat Jogja diperlukan dengan terus menerapkan pola hidup sehat, rajin cuci tangan, penggunaan masker dan selalu menjaga jarak aman. Jangan sering berkumpul tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri standar,” ujarnya.

Fun walk dihadiri oleh Sekda Provinsi DIJ, Wakil Wali Kota Jogja, Assek Perekonomian DIJ, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIJ, Kepala BPBD DIY, Ketua DPD GIPI DIJ Ketua BP2KY, Ketua Kadin Kota Yogyakarta, Ketua dan Pengurus BPD PHRI DIY, serta Ketua dan Sekretaris BPC PHRI Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo. (sce/tif)

Nusantara