RADAR JOGJA – Sebagian ormas menolak Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan menuntut agar RUU tersebut dibatalkan atau tidak dilakukan pembahasan untuk menjadi UU. Salah satunya Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kulonprogo Lilik Syaiful Ahmad yang juga anggota DPRD DIJ dari fraksi Partai Golkar.

“Kami Gerakan Pemuda Ansor siap melawan orang-orang yang berupaya merongrong Ideologi Pancasila yang akan diperas-peras menjadi trisila dan ekasila,” tegas Lilik Syaiful Ahmad dalam pernyataannya di Kantor DPRD DIJ Selasa (16/6).

Menurut Lilik, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dirumuskan para pendiri bangsa dengan sangat hati – hati, penuh pertimbangan dan selalu mohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Para sesepuh kami yang sangat kami banggakan seperti KH Hasyim Asy’ari melakukan tirakat dan puasa selama 3 hari serta Shalat Istikharah saat mentashih atau memeriksa kebenaran rumusan Pancasila yang diajukan tim sembilan perumus Pancasila,” tuturnya.

Oleh karena itu dia meyakini para sesepuh dan pendiri bangsa Indonesia sudah menyadari identitas bangsa yang plural dan terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa dan agama serta keyakinan.

“Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan bahasa serta agama dan keyakinan bahkan terdiri dari berbagai macam kerajaan. mereka mempunyai pasukan atau pun tentara. Namun demikian saat ini bangsa Indonesia bisa bersatu. Ini semua adalah berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, seperti yang tertuang dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945,” ungkapnya. (sky/tif)

Nusantara