RADAR JOGJA – Ada yang menarik dari skuad PSIM Jogja yang akan berlaga di Liga 2 musim 2020. Tiga penyerang tengah yang dimiliki, Laskar Mataram – julukan PSIM Jogja – masih berusia muda.

Mereka adalah Martinus Novianto (24), Ken Noveryan (19), dan Muhammad Dwi Rafi Angga (23). Ketiga penyerang muda itu akan bersaing secara sehat untuk menjadi andalan utama di lini depan PSIM Jogja pada musim ini.

Muhammad Dwi Rafi Angga menyatakan selama sesi latihan, persaingan antar penyerang di PSIM berjalan sangat sehat. Semua penyerang yang ada ingin menunjukan permainan yang terbaik. “Intinya kami bertiga siap memberikan yang terbaik,” kata Angga kepada Radar Jogja.

Angga juga mengungkapkan kesiapannya jika diberi kepercayaan bermain sejak awal. Namun, eks penyerang Bogor FC itu juga siap jika harus memulai laga dari bangku cadangan. “Kami harus siap dan harus bisa kasih yang terbaik,” tegasnya.

Selain itu, Angga juga mengungkapkan rasa bangganya bisa bekerja di bawah bimbingan Seto Nurdiyantara. Menurut Angga, Seto adalah pelatih yang punya kualitas bagus. Selain itu, Seto juga dinilai mampu memberikan motivasi kepada para pemain asuhannya.

Manajer PSIM Jogja, David Hutauruk memiliki harapan khusus untuk para penyerang muda PSIM di musim ini. Khususnya pada Angga yang akan menjalani musim keduanya bersama Laskar Mataram.

Menurut David, Angga sebenarnya punya potensi untuk bersinar di musim 2019 yang lalu. Namun, kala itu PSIM masih memiliki penyerang legendaris, Cristian Gonzalez yang posisinya sulit tergeser pemain lain. “Ya semoga ini musimnya Angga, dan musimnya PSIM juga,” harapnya.

Pada musim lalu, Rafi Angga memang kerap menjadi pemain cadangan. Total, pemain yang identik dengan nomor punggung 96 itu hanya tampil 10 kali. Namun, Angga berhasil menorehkan catatan dua gol untuk PSIM di musim lalu. (kur/din)

Jogja Sport