RADAR JOGJA – PSS Sleman kembali gagal memetik poin penuh dalam kiprahnya di kompetisi Shopee Liga 1 2020. Dalam laga pekan kedua itu, Super Elang Jawa -julukan PSS- hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persikabo di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) tadi malam (8/3).

Hasil ini menempatkan Super Elja di urutan 13 klasemen sementara dengan satu poin. Sedangkan Persikabo berada satu tangga di bawah PSS dengan satu poin.

Dalam laga kemarin, kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana. Setelah di laga sebelumnya anak-anak Sleman ditumbangkan PSM Makassar 1-2 (1/3). Sedangkan Persikabo dibekuk Arema FC dua gol tanpa balas.

Pertandingan berjalan cukup panas. Sebanyak lima kartu kuning dikeluarkan wasit Pipin Indra Pratama dalam laga tersebut. Juga satu kartu merah kepada penggawa PSS Dery Rachman pada menit akhir jelang laga bubar.

Kendati gagal meraih tiga poin, sebetulnya PSS tak bermain buruk. Banyak peluang yang tercipta, namun gagal dikonversikan menjadi gol. Berkali-kali Super Elja menggempur barisan pertahanan lawan namun berakhir sia-sia.

Beberapa peluang yang dibangun Laskar Padjajaran juga tak mampu membobol gawang PSS Sleman. Terlebih penjaga gawang PSS Ega Rizky tampil cukup baik. Hingga, laga skor 0-0 tak berubah hingga akhir laga.

Pelatih PSS Dejan Antonic cukup mengapresiasi kerja keras timnya. Meski hasil jauh dari yang diharapkan. Menurutnya, Bagus Nirwanto cs sudah berjuang keras selama 90 menit di lapangan. “Kerja tim bagus. Kami hampir mencetak satu gol dan juga hampir dapat tiga poin,”  ujarnya.

Lebih lanjut Dejan mengatakan, ia butuh waktu untuk membangun tim berlogo candi itu ke top performa. Terlebih, PSS banyak dihuni pemain muda bertalenta. “Anak-anak berhati besar. Mereka bisa lebih bagus, step by step lah. Kami akan fokus untuk laga melawan Persib,” tandasnya.

Di sisi lain, pelatih asal Serbia itu menyebut performa anak asuhnya sudah jauh lebih baik ketimbang laga pembuka kontra PSM Makassar. Dejan juga optimistis timnya bisa tampil lebih baik lagi di laga selanjutnya.

Bek PSS Arthur Irawan mengaku cukup kecewa dengan hasil yang didapat. Namun dia sangat bangga lantaran tim sudah bermain maksimal. “Kami kurang beruntung. Melawan Persib semoga bermain bagus dan harus kerja keras,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persikabo Igor Nikolayevich Kriushenko berujar, pertandingan berjalan cukup panas. Itu lantaran banyaknya kartu yang dikeluarkan wasit bagi kedua tim. “Sangat jelas hari ini kedua tim ingin poin pertama. Anak-anak sudah berjuang dengan baik,” katanya. (ard/laz)

Jogja Raya