RADAR JOGJA – Sungguh malang nasib pengantin yang sedang menggelar acara pernikahan di Aula SPN Polda Kalimantan Selatan, (10/11). Hari paling berabahagia bagi mereka mendadak kacau.

Tiba-tiba seluruh tamu undangan dikejutkan dengan munculnya api di dalam gedung tempat dilaksanakannya resepsi.

Kepanikan pun tidak terhindarkan. Seluruh tamu undangan, termasuk pasangan pengantin yang ada di dalam gedung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri.

Makanan dan minuman yang tersaji banyak yang berhamburan ke lantai lantaran ditabrak orang- orang yang panik.

Alhasil, pesta pernikahan terpaksa dihentikan karena api semakin membesar. Sementara, orang-orang yang ada di sana juga tak sanggup memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 12.40 Wita, petugas pemadam kebakaran pun mulai berdatangan. Personel TNI Polri juga turut membantu memadamkan api di dalam gedung. Api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 13.17 Wita.

Usai api padam, tampak bangunan Aula SPN Polda Kalsel yang disewakan untuk fasilitas pernikahan tersebut, ludes dilalap api. Selain itu, TK Kemala Bhayangkari 02 yang berada di sebelah aula juga ikut terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Di sisi lain, pengantin pria dan wanita saat ditemui sejumlah awak media tampak gugup dan memilih enggan berkomentar terkait amburadulnya pesta pernikahan mereka. Lantaran gedung yang digunakan terbakar. Keduanya juga meminta identitas mereka tidak dikorankan.

Ainun, salah seorang pengurus katering di acara pernikahan tersebut mengaku kakinya masih gemetaran setelah ikut lari menjauh dari titik api. “Suasana saat itu sangat meriah, bahkan masih ada yang bernyanyian. Tidak ada yang menduga kalau ada api muncul,” katanya seperti dilansir dari RadarBanjarmasin.

Dia mengungkapkan, api pertama kali muncul dari atas plafon yang berada tidak jauh dari pelaminan. “Apinya sangat dekat dengan pelaminan, untung pengantinnya sempat lari,” ungkapnya.

Ketika melihat api, dia mengaku langsung menyuruh ibu-ibu yang lain untuk mengeluarkan kompor yang digunakan untuk memasak. Supaya, tidak terbakar. “Pokoknya suasananya sangat kacau,” cerita Ainun.

Selain para tamu undangan, kepanikan juga dirasakan warga sekitar SPN. Yani misalnya, dia mengaku langsung bergegas menyelamatkan harta bendanya ketika melihat api membesar di Aula SPN. “Apalagi ada beberapa kali terdengar ledakan, kami semakin panik,” ucapnya.

Ledakan sendiri diduga berasal dari sejumlah alat elektronik yang terbakar di dalam Aula SPN. “Kemungkinan AC yang meledak itu,” ujar Yani.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M Rifai menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran di satuan institusi pendidikan kepolisian milik Polda Kalsel tersebut.

Namun, untuk dugaan sementara, dia menuturkan api kemungkinan muncul karena adanya korsleting listrik. “Masih kita lakukan penyelidikan. Dugaan sementara karena hubungan arus pendek listrik, sehingga muncul api,” ujarnya melalui WhatsApp.

Belum diketahui berapa total kerugian dalam kejadian kebakaran di SPN Polda Kalsel yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru tersebut.

Kejadian sendiri sempat membuat lalu lintas mengalami kemacetan. Banyak masyarakat yang menyaksikan, hingga membuat kemacetan di Jalan Bhayangkara dan Jalan PM Noor.

Namanya juga pesta. Kebakaran di lokasi resepsi pernikahan aberbuah manis setelah api berahasil dipadamkan. Usai berjibaku memadamkan api mereka, para anggota pemadam kebakaran (damkar) akhirnya bisa menikmati sisa makanan yang disajikan pada saat resepsi. (ris/ran/ema/JPG)

Nusantara