YALIMO – Warga terdampak langsung bencana tanah longsor di tiga kampung (desa), yakni Kampung Jeruk, Kampung Filiyahik, dan Kampung Tanggumsili, Distrik (Kecamatan) Apahapsili, Kabupaten Yalimo dapat bantuan sembako dan peralatan kebun.

Bantuan dari Pemkab Yalimo tersebut diserahkan Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yalimo, Petrus Faluk, SE,M.Si, dan diterima oleh para kepala kampung, 15 Mei lalu.

Petrus Faluk mengatakan, penyaluran bantuan ini sebagai bentuk perhatian dan pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Yalimo terhadap warganya yang terkena musibah.

“Kami berharap, bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tapi harus dilihat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warganya yang sedang dilanda musibah,” katanya.

Dengan bantuan berupa bahan makanan dan peralatan berkebun, agar bisa segera dimanfaatkan. “Bantuan ini tidak seberapa, tapi saya harap bantuan ini bisa meringankan  beban yang dialami para korban,” tandasnya.

Setidaknya bahan makanan yang diserahkan bisa segera dikonsumsi, sehingga para korban tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan saat masa darurat masih berlangsung. Sementara peralatan berkebun juga bisa segera digunakan, sehingga para korban bisa segera beraktivitas.

Dikatakan, wilayah Distrik Apahapsili, memang merupakan daerah yang rawan bencana tanah longsor. Karena itu masyrakat di sana, diimbau utk lebih hati-hari dalam mendirikan bangunan, serta selalu waspada dalam melihat cuaca.

“Kami berharap kedepannya masyarakat dapat menjahui lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana longsor, sehingga terjadinya bencana longsor dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Ditegaskan, kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana sangat penting. Jika itu yang terjadi, maka masyrakjat dengan sendirinya mampu melakukan tindakan untuk mengurangi risiko terjadinya bencana.

“Kesiapsiagaan masyarakat adalah segala upaya untuk menyiapkan kemampuan masyarakat agar dapat merespons kejadian bencana secara cepat, dan tepat,” katanya.

Pasca musibah ini, Pemerintah Kabupaten Yalimo melalui BPBD Yalimo, akan terus memantau kondisi yang dialami oleh maysrakat Yalimo, baik di tingkat kampung maupun distrik.

“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini di Yalimo telah memasuki musim penghujan. Untuk itu kepada masyarakat agar dapat menjahui lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana. Sebab datangnya bencana itu tidak dapat diketahui kapan datangnya,  tapi bisa datang kapan saja,” imbaunya.

Ditempat yang sama, tiga kepala kampung yang menerima bantuan serta masyarakat menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Yalimo yang sudah membantu. “Tentu, bantuan ini kami terima dengan baik. Bantuan berupa  bama dan peralatan kebun ini, segera manfaatkan dengan baik sesuai dengan kebutuhan kami di kampong,” kata Kepala Kampung Filiyahik. (*/len/jko)

Nusantara