MUNGKID – Permasalahan sampah di sekitar Pasar Jambu Desa Sidoagung Kecamatan Tempuran mulai teratasi. Pemerintah Kabupaten Magelang mengusulkan biaya untuk lokasi penempatan tempat sampah. Rencana itu diusulkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2014.Rencananya, di lahan PU Bina Marga yang berada beberapa ratus meter selatan Pasar Jambu, akan dibuat landasan. Yakni, dengan menempatkan dua buah kontainer sampah. Sengaja dibuat dua tempat, karena memudahkan penggantian kontainer sampah.Nantinya, kalau kontainer yang satu sudah penuh, akan diganti dengan yang masih kosong.
“Untuk keperluan itu, kami sudah membuat perencanaan,” kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang Urip Raharto usai konsultasi dengan Pemerintah Desa Sidoagung Kecamatan Tempuran kemarin (6/7).Menurut Urip, kebutuhan dana membuat landasan kontainer sekitar Rp 45 juta. Sementara harga kontainer sebesar Rp 30 juta per unit. Kontainer itu sudah disediakan dengan ukuran 5×6 meter.Urip melanjutkan, untuk menempati lahan itu saat ini ada izin dari PU Bina Marga. Bina Marga menyetujui kalau lahannya digunakan penempatan tempat penampungan sampah (TPS) sementara. Izin itu diberikan dengan syarat, tumpukan sampah yang ada sekarang harus dibersihkan.”Kami berharap adanya TPS ini lingkungan pasar dan warga bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Masalah pengelolaan sampah bisa teratasi. Masyarakat juga bisa melakukan pengolahan sampah secara baik,” tegasnya.
Nantinya, sampah dari Pasar Jambu akan dibuang ke tempat penampungan akhir (TPA) Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan. Sesuai rencana, pada 2017 mendatang, pihaknya menyiapkan TPA regional untuk membuang sampah dari Kabupaten dan Kota Magelang. Upaya ini untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada.Seperti diketahui, dalam rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Tempuran beberapa waktu lalu, muncul permintaan kepada Pemerintahan Desa Sidoagung untuk menyiapkan lahan. Karena pihak desa tidak memiliki lahan yang dekat dengan Pasar Jambu. Akhirnya disepakati menggunakan lahan PU Bina Marga. Terkait, pembuatan landasan kontainer akan dibuat Pemkab Magelang.Camat Tempuran Darmono menyatakan persoalan sampah dari Pasar Jambu sudah pernah dibahas pada tiga tahun silam. Tepatnya, sejak DPU ESDM Kabupaten Magelang memasang papan larangan pembuangan sampah di bahu jalan dekat Jembatan Kali Setro. Pihaknya berupaya masalah sampah di wilayah tersebut segera terselesaikan. (ady/hes)

Nusantara