SLEMAN – Keluarga Besar Panglima Jenderal Soedirman menegaskan kembali dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Penegasan itu disampaikan langsung oleh Bugiakso, cucu menantu Jenderal Soedirman kepada Hashim Djojohadikoesoemo, yang tak lain adik kandung Prabowo.
Ada tiga butir pernyataan tertulis dibacakan Bugiakso mewakili keluarga besar Jenderal Soedirman. Atas nama putera tertua panglima besar, Ahmad Tidarwono Soedirman, yang berusia 75 tahun. Pada intinya, Bugiakso menyatakan, keluarga besar Jenderal Soedirman mendukung tanpa pamrih pada Prabowo-Hatta.
Keluarga juga menginstruksikan seluruh kader loyalis perjuangan Soedirman di wilayah Kedu dan Banyumas, serta wilayah gerilya Pangsar Soedirman di 28 kabupaten/kota untuk memenangkan pasangan capres nomor urut satu tersebut. Pertemuan dua keluarga besar itu seolah menjadi reuni para ahli waris pejuang era kemerdekaan. Yakni keturunan Soedirman dan Soemitro Djojohadikoesoemo punya hubungan dekat. Bahkan, Tidarwono menyebut bahwa keluarga Soemitro sering membantu perjuangan Soedirman dalam perang kemerdekaan. “Ibu Soemitro dulu sering membantu Bu Dirman,” kenang Tidawono di kediaman Bugiakso di Dusun Donolayan, Donoharjo, Ngaglik kemarin (27/6).
Sambutan keluarga Soedirman tak disangka oleh Hashim, yang hadir didampingi isteri dan Letnan Jenderal Purn M. Yasin. “Terima kasih, dukungan bapak ibu sangat membesarkan semangat kami yang penuh rintangan, fitnah, dan hujatan yang sangat menyakiti,” ungkap Hashim sambil meneteskan air mata. Hashim merasa haru lantaran banyaknya fitnah yang ditujukan kepada kakaknya tak membuat keluarga besar Soedirman berpaling. Tapi justeru sebaliknya. “Keluarga Pangsar masih percaya kakak saya pantas menjadi pemimpin negeri ini,” lanjutnya sambil meminta maaf karena kalimatnya terucap terbata-bata.
Hashim mengatakan bahwa Prabowo adalah seorang pengagum Soedirman. Itu tak lepas dari pesan Soemitro yang berharap pada anak-anaknya agar meneladani sikap dan perjuangan Soedirman. “Saya ingat saat masih kecil, ayah sering cerita tentang Pangsar Soedirman,” kenangnya. Karena itu pula, Hashim mengklaim bahwa Prabowo tak akan mengecewakan keluarga besar Jenderal Soedirman dan rakyat Indonesia.
Hidayat Nurwahid, ketua Dewan Pakar Kemenangan Prabowo-Hatta menyatakan, pasangan capres yang diusungnya tidak dilingkari orang-orang radikal. Tapi para tokoh yang paham tentang kebangsaan. “Kami ingin mencontoh semnagat Perang Badar, dimana umat muslim berjuang tanpa pamrih,” ungkap politikus PKS asal Klaten itu. (yog/din)

Nusantara