SLEMAN- Tim Koalisi Merah Putih Sleman optimistis meraup suara penuh untuk kemenangan pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa pada pemilihan presiden 9 Juli di wilayah Turi. Ketua Koalisi Merah Putih Sleman Sri Purnomo menjadikan hasil pemilu legislatif (pileg) beberapa waktu lalu sebagai acuannya. Menurut dia, partai pendukung pasangan capres nomor nurut satu itu punya basis massa yang besar di Turi.
Itu dibuktikan dengan terpilihnya empat caleg asal Turi dari partai pendukung Prabowo-Hatta. Antara lain, Sukaptono (Gerindra/DPRD Sleman), Aris Suranto (PAN/DPRD Sleman), Agus Riyanto (PKS/DPRD Sleman), dan Huda Tri Yudiana (PKS/DPRD DIJ). “Dari hasil itu, tak diragukan lagi Turi bakal menjadi lumbung suara Prabowo-Hatta,” ujar Sri Purnomo. Perolehan suara empat caleg tersebut dominan tidak hanya di Turi, tetap juga di wilayah lain di lereng Merapi. Seperti di Tempel, Pakem, dan Cangkringan. Belum lagi suara caleg yang tak lolos.
Untuk mengamankan suara, kader Merah Putih telah diserbar secara door to door di rumah-rumah warga. Strategi itu sekaligus untuk mengintensifkan pengenalan Prabowo-Hatta sebagai sosok yang tegas dan dibutuhkan oleh bangsa untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang bermartabat, kuat, dan disegani.
Sementara tim pemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla juga bergerilya untuk menggaet hati wong cilik. Relawan Jokowi ingin menularkan virus kesederhanaan sosok mantan walikota Solo itu hingga pelosok Kabupaten Sleman. “Sablon gratis, hingga deklarasi relawan di lima tempat sekaligus,” ujar Ketua DPC PDIP Sleman Rendradi Suprihandoko.
Pasar tradisional masih menjadi sasaran potensial bagi relawan Jokowi untuk mendulang suara. Di situlah, tim Jokowi menyebarkan virus kesederhanaan sosok pimpinan ideal sesuai ajaran Bung karno. Persis yang sering dilakukan Jokowi saat kampanye menjadi gubenur DKI. Alumnus Fakultas Kehutanan UGM itu aktif menyambangi bakul pasar untuk mencari dukungan.
Selain menggelar deklarasi hingga tingkat ranting, dua kelompok tim pemenangan capres-cawapres aktif mendirikan posko-posko. (yog/din)

Nusantara