JAKARTA, 23 Maret 2026 – Pesawat angkut berat strategis kedua milik TNI Angkatan Udara, Airbus A400M bernomor ekor A-4002 dengan callsign RAJA402, telah resmi terdaftar dan kini sedang menjalani ferry flight panjang dari Spanyol menuju Indonesia.
Menurut pantauan akun intelijen militer terpercaya RANOSINT di platform X, pesawat multirole ini baru saja mendarat di Whitehorse, Kanada sebagai salah satu titik transit penting melalui rute via Amerika Serikat. Penerbangan ini menjadi tonggak penting setelah pesawat pertama (A-4001) telah tiba di Indonesia pada November 2025 lalu.
Pesawat A-4002 sebelumnya telah menyelesaikan serangkaian uji penting di fasilitas Airbus di Seville, Spanyol, termasuk:
Maiden flight (penerbangan perdana)
Defence airworthiness certification
Factory acceptance test
Maintenance flight check
Fuel system distribution & storage validation
Transfer of title
Acara penerimaan tersebut dihadiri langsung oleh Duta Besar RI untuk Spanyol Dr. Muhammad Najib serta Atase Pertahanan RI di Madrid, Kolonel Pnb Agus Dwi Aryanto, S.E., MMOAS.
Pesawat Airbus A400M dikenal sebagai salah satu pesawat angkut taktis paling canggih di dunia dengan kemampuan short takeoff and landing (STOL), muatan hingga 37 ton, serta fleksibilitas untuk misi kargo, pasukan, evakuasi medis, pengisian bahan bakar di udara (MRTT), hingga bantuan kemanusiaan dan respons bencana alam.
Keberadaan dua unit A400M ini sangat strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memperkuat kemampuan rapid deployment, logistik militer antar pulau, serta mendukung operasi SAR, bencana alam, dan pengamanan maritim di wilayah Natuna hingga Papua.
Indonesia memesan dua unit A400M pada 2021 melalui Kementerian Pertahanan, dengan unit pertama telah memperkuat Skadron Udara 32 Lanud Halim Perdanakusuma. Presiden Prabowo Subianto bahkan menyatakan kemungkinan penambahan hingga empat unit lagi di masa mendatang guna modernisasi alutsista TNI AU.
Pantau terus perkembangan ferry flight RAJA402 yang diperkirakan segera tiba di tanah air dalam beberapa hari ke depan. Kedatangan pesawat raksasa ini akan semakin menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan udara yang modern dan mandiri. (iwa)
(Sumber: RANOSINT @Ranosint di X, Lembaga KERIS, dan rilis resmi Airbus Defence and Space)
Editor : Iwa Ikhwanudin