Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tsunami Picu Kepanikan usai Gempa M 7,6 Guncang Jepang, 30 Orang terluka

Magang Radar Jogja • Selasa, 9 Desember 2025 | 21:08 WIB
Titik gempa dan Tsunami di Jepang.
Titik gempa dan Tsunami di Jepang.

RADAR JOGJA - Gempa bumi berkelanjutan magnitude 7,6 mengguncang Pantai Utara Jepang pada Senin (8/12/2025) malam.

Guncangan yang berlangsung sekitar 20-30 detik itu memicu gelombang Tsunami yang mengakibatkan puluhan orang terluka.

Badan Meterologi Jepang (JMA) pada awalnya mengeluarkan peringatan Tsunami hingga 3 meter.

Peringatan ini mendorong ribuan warga di wilayah Aomori, Hokkaido, dan Iwate mengungsi ke tempat yang aman.

Peringatan tersebut akhirnya diturunkan dan pada akhirnya dicabut pada Selasa pagi.

JMA melaporkan dua gelombang Tsunami setinggi 40 cm terjadi usai gempa.

Masing-masing gelombang menghantam Pelabuhan Misawa di Aomori pada pukul 23.43 dan mencapai Kota Urakawa di Hokkaido tujuh menit kemudian, pada pukul 23.50 waktu setempat.

Catatan berikutnya menunjukkan beberapa gelombang lain muncul dengan ketinggian 20 hingga 70 sentimeter di pesisir Pasifik Jepang.

Siaran langsung NHK menyebutkan pecahan kaca memenuhi jalanan di Hachinohe, Aomori.

Sementara itu juga tampak retakan besar di beberapa jalanan.

Satu mobil dilaporkan terperosok akibat permukaan tanah yang ambles.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan setidaknya terdapat tiga puluh orang terluka dalam gempa bumi dahsyat yang melanda Jepang utara pada Senin, 8 Desember.

Gempa terjadi pada pukul 21.34 waktu setempat, berpusat di lepas pantai Misawa pada kedalaman sekitar 53 kilometer.

USGS mencatat magnitudo 7,6, sementara JMA kemudian memperbarui data menjadi M 7,5.

JMA memperingatkan potensi gempa susulan besar dalam beberapa hari mendatang.


Wilayah tersebut berada di zona rawan gempa karena merupakan bagian dari “Cincin Api” Pasifik yang sangat aktif secara tektonik.

Hingga Selasa (9/12/2025) pagi, peringatan tsunami telah dicabut sepenuhnya.

Namun beberapa layanan kereta dan jalan raya masih mengalami penutupan sementara untuk inspeksi kerusakan.

Tim penyelamat terus menilai dampak gempa sambil memantau potensi aktivitas susulan. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Badan Meterologi Jepang #tsunami #gempa #kepanikan #Orang terluka #Zona Rawan Gempa #jepang