RADAR JOGJA – Krisis iklim terus menyebar ke seluruh dunia dengan dampak yang mengerikan, dan salah satu dari banyak tanda kehancurannya adalah fenomena menakjubkan di Greenland.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa setiap jamnya, Greenland kehilangan sekitar 30 juta ton es akibat pemanasan global, sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan keseimbangan iklim global.
Krisis iklim mempercepat mencairnya lapisan es di kutub.
Data menunjukkan bahwa rata-rata 30 juta ton es mencair setiap jam di Greenland.
Faktanya, angka ini 20% lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
Penemuan es yang hilang juga memberikan catatan penting dalam menghitung ketidakseimbangan energi bumi.
Dengan cara ini, kita bisa mengetahui berapa banyak panas matahari yang terperangkap oleh emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia.
Sementara itu, Profesor Tim Lenton dari Universitas Exeter, Inggris, mengatakan penambahan sumber air tawar dari penelitian es juga menimbulkan kekhawatiran.
Alasannya, hal ini bisa berdampak besar pada negara-negara Eropa Barat, sebagian Amerika Utara, dan Inggris.
Editor : Bahana.