Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas Serangan Houthi, Pesawat Penumpang Saudia Terbakar di Riyadh

D
Pesawat Saudia terbakar di area terminal Bandara Riyadh, Kamis (8/10), diduga akibat serpihan proyektil.
Pesawat Saudia terbakar di area terminal Bandara Riyadh, Kamis (8/10), diduga akibat serpihan proyektil.

Advertisement

RADAR JOGJA - Eskalasi konflik di Timur Tengah merembet ke sektor penerbangan sipil Arab Saudi. Setelah dua bandara diserang rudal Houthi, sebuah pesawat Saudia terbakar hebat di Bandara Riyadh, Kamis (8/10), hingga PBB turun tangan mengecam serangan tersebut.

Insiden paling baru terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Sebuah pesawat milik maskapai nasional Saudia yang sedang parkir di area terminal dilalap api dan mengalami kerusakan berat pada badan pesawat. Tiga sumber yang mengetahui kejadian menyebut kerusakan diduga akibat hantaman serpihan atau proyektil.

Belum ada keterangan resmi dari pemerintah Arab Saudi, otoritas penerbangan, maupun pihak Saudia mengenai penyebab pasti kebakaran. Informasi awal menyebut pesawat dalam kondisi kosong tanpa penumpang, namun belum dipastikan ada atau tidaknya korban luka. Hingga kini juga belum ada konfirmasi resmi bahwa pesawat tersebut terkena langsung rudal Houthi.

Advertisement

Peristiwa ini terjadi berbarengan dengan klaim serangan besar dari kelompok Houthi Yaman. Dalam video yang beredar, Houthi menyatakan telah menyerang dua bandara sipil sekaligus, yakni King Khalid di Riyadh dan Abha di wilayah selatan yang berbatasan dengan Yaman. Serangan diklaim menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengonfirmasi rentetan serangan pada Selasa dan Rabu mengakibatkan tiga orang tewas dan 36 orang terluka. Korban tewas terdiri dari warga Sudan di Riyadh, serta warga Maroko dan Aljazair di Abha. Sejumlah fasilitas bandara juga dilaporkan rusak dan memicu penundaan penerbangan.

Situasi ini membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa buka suara. Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menegaskan kecaman terhadap serangan lintas batas Houthi yang terus menargetkan Riyadh dan infrastruktur sipil. PBB menyebut serangan terhadap bandara dan fasilitas energi membahayakan warga sipil dan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman dan kawasan sekitarnya.

Advertisement

Koalisi pimpinan Saudi mengklaim telah mencegat sejumlah rudal yang mengarah ke Riyadh dan menghancurkan puluhan target militer Houthi di wilayah Yaman sebagai balasan.

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bongkar Penyelundupan Mesin Pesawat Rp30 Miliar di Batam, 4 Orang Jadi Tersangka

Bongkar Penyelundupan Mesin Pesawat Rp30 Miliar di Batam, 4 Orang Jadi Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau membongkar praktik penyelundupan tiga unit mesin turbo pesawat bekas asal Singapura yang diselundupkan ke Batam dengan nilai fantastis capai Rp30 M.

Pesawat Flydubai Anjlok 14 Ribu Kaki, Insiden di Kokpit Picu Pendaratan Darurat

Pesawat Flydubai Anjlok 14 Ribu Kaki, Insiden di Kokpit Picu Pendaratan Darurat

Penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv berubah menjadi situasi darurat setelah terjadi insiden di dalam kokpit. Pesawat yang membawa lebih dari 170 penumpang itu mengalami penurunan ketinggian.

4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempur Usai Pesawat China Terpantau

4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempur Usai Pesawat China Terpantau

Jepang meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas pesawat militer China di kawasan Laut China Timur. Selama empat hari berturut-turut, Pasukan Bela Diri Udara Jepang dilaporkan mengerahkan jet tempur untuk memantau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer