Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serangan ke Pulau Kharg Memanaskan Konflik AS Vs- Iran di Selat Hormuz

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯

Konflik Geopolitik AS dan Iran yang semakin memanas. AS pun serang Pulau Kharg, Iran.
Konflik Geopolitik AS dan Iran yang semakin memanas. AS pun serang Pulau Kharg, Iran.


Advertisement

RADAR JOGJA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Pulau Kharg, Iran.

Presiden AS Donald Trump, mengklaim operasi militer tersebut sebagai salah satu serangan paling kuat yang pernah dilakukan di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan pasukan AS berhasil menghancurkan berbagai target militer di pulau strategis tersebut.

Advertisement

Ia menyebut serangan itu sebagai operasi besar yang menargetkan fasilitas militer Iran di kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak negara tersebut.

“Pasukan kami telah menghancurkan setiap target militer di Pulau Kharg,” ujar Trump dalam pernyataannya dikutip dari AP News.

Ia juga menambahkan bahwa serangan tersebut merupakan salah satu pemboman paling kuat dalam sejarah konflik di Timur Tengah.

Advertisement

Pulau Kharg sendiri memiliki posisi yang sangat strategis bagi Iran.

Pulau yang terletak sekitar 30 kilometer dari daratan utama Iran itu merupakan pusat ekspor minyak utama negara tersebut.

Sekitar 90 persen pengiriman minyak mentah Iran dilaporkan melalui fasilitas di pulau tersebut.

Meski demikian, pemerintah AS menyebut serangan tersebut tidak menyasar infrastruktur minyak secara langsung.

Trump mengatakan fasilitas energi di pulau tersebut sengaja tidak dihancurkan, meski ia memberi peringatan keras kepada Iran terkait keamanan jalur pelayaran internasional.

Trump menegaskan bahwa keputusan tersebut bisa berubah jika Iran mencoba mengganggu jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz.

Jalur laut ini merupakan salah satu rute energi paling vital bagi perdagangan global.

Di sisi lain, Iran merespons serangan tersebut dengan keras.

Pihak militer Iran mengancam akan menyerang infrastruktur energi yang terkait dengan Amerika Serikat jika fasilitas minyak di Pulau Kharg ikut menjadi target berikutnya.

Ketegangan ini menambah kekhawatiran dunia terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Teluk Persia.

Serangan di Pulau Kharg menjadi bagian dari konflik yang lebih besar antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.

Sejak saat itu, berbagai serangan militer dan balasan terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah, termasuk di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi dunia.

Situasi ini membuat komunitas internasional terus memantau perkembangan konflik dengan cermat.

Selain berpotensi memicu ketegangan militer yang lebih luas, gangguan di wilayah tersebut juga dapat berdampak pada stabilitas pasokan energi dan harga minyak global. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabar Baik, Harga BBM Pertamax Berpeluang Turun Seiring Merosotnya Minyak Dunia

Kabar Baik, Harga BBM Pertamax Berpeluang Turun Seiring Merosotnya Minyak Dunia

Kabar baik berembus bagi para pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tanah air. Setelah sempat merangkak naik akibat ketegangan geopolitik global, harga Pertamax dipastikan segera menyesuaikan arah angin pasar

Ejek Presiden Iran Pakai Lelucon Nama Mohammad, Donald Trump Kembali Panen Kritik

Ejek Presiden Iran Pakai Lelucon Nama Mohammad, Donald Trump Kembali Panen Kritik

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi usai melontarkan lelucon mengenai popularitas nama Mohammad di dunia Muslim.

Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu, Perdagangan hingga Isu Taiwan Jadi Sorotan

Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu, Perdagangan hingga Isu Taiwan Jadi Sorotan

Donald Trump dan Xi Jinping dijadwalkan bertemu di tengah ketegangan AS-China. Perdagangan, tarif, teknologi, AI, keamanan, dan Taiwan menjadi sorotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer